Akhirnya CVR Lion Air JT 610 Ditemukan

0
323
Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air JT 610

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi tim penyelam yang menemukan cockpit voice recorder (CVR) Lion Air JT 610, hari ini (14/1/2019). Mantan Wali Kota Solo itu berharap dengan ditemukannya dua kotak hitam (black box) milik pesawat yang jatuh di perairan Karawang, akhir Oktober 2018 itu bisa menjadi penyempurna proses analisis penyebab kecelakaan.

“Kita
hargai penemuan CVR. Jadi akan memperjelas kecelakaan pesawat yang
terjadi kemarin. Kita bisa buka terang benderang,” tutur Jokowi di
Jakarta, Senin (14/1/2019).

CVR pesawat Lion Air JT 610 berhasil
ditemukan pagi ini sekitar pukul 09.10 WIB oleh tim penyelam dari Pusat
Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal). Alat
tersebut ditemukan di kedalaman 30 meter di Perairan Karawang, Jawa
Barat.

Black box atau kotak hitam pesawat terdiri atas dua bagian yaitu FDR (flight data recorder)
dan CVR. Di dalam FDR terdapat semua data instrumen yang ada di
pesawat. Sementara, CVR menyimpan data suara dari kokpit pesawat. Dalam
kasus insiden Lion Air JT 610, tim SAR gabungan lebih dulu menemukan FDR
dari pesawat nahas tersebut pada awal November 2018 atau beberapa hari
setelah kecelakaan.

Kepala Pushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo
Susmoro menuturkan, dalam mencari CVR Lion Air JT 610, instansinya
mengerahkan KRI Spica-934 yang diberangkatkan dari Dermaga Jakarta
International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok,
Selasa (8/01/2019). KRI Spica-934 juga membawa ABK sebanyak 55 orang,
personel Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sembilan orang,
penyelam TNI AL 18 orang, serta ilmuwan enam orang

“Kapal survei hidro-oseanografi yang berada di bawah pembinaan Pushidrosal itu dilengkapi dengan peralatan bawah air dengan teknologi canggih,” ungkap Harjo melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (14/1/2019). (INT)

Leave a Reply