Borgol

0
825
Ilustrasi tahanan diborgol

Akhirnya, awal Januari 2019 Komisi Pemberantasan
Korupsi mengambil keputusan penting: tahanan kasus korupsi harus diborgol.
Maka, kini mereka yang tersangkut kasus korupsi sudah diperlakukan sama
dengan  pelaku kejahatan lainnya, termasuk
kasus narkoba dan terorisme.

Bisa dipahami jika aturan mengenai pemborgolan tahanan
kasus korupsi tidak sejak dulu-dulu diberlakukan. Maklumlah, sebagian dari
mereka yang tersangkut kasus korupsi adalah orang-orang beken, memiliki posisi
penting, terpandang, kaya pula.

Selama ini, melalui layar kaca,  kita sering melihat mereka yang sudah
dijadikan tersangka dalam kasus korupsi–dan oleh karena itu terpaksa memakai
rompi oranye tahanan KPK—masih kelihatan tampil manis. Bahkan, ada yang tetap
berwibawa.

Rasa-rasanya, setelah KPK mengeluarkan aturan tentang
pemakaian borgol oleh tahanan  kasus
korupsi, para penilap uang rakyat akan tampak kuyu di muka publik. Mereka tidak
lagi bisa bergaya di depan kamera.        

Pada saatnya kita bakal melihat mantan menteri, mantan
Putri, mantan bupati, mantan wali kota, mantan gubernur, dan mantan pemimpin
tertinggi partai politik, dengan tangan diborgol berjalan kaku tanpa ekspresi.
Mereka tidak dapat lagi melambaikan tangan ke para simpatisan setia.  

Begitulah.

============================

Leave a Reply