Denda Rp750 ribu Diberlakukan Bagi Pengendara Merokok di Jakarta

0
285
Ilustrasi merokok saat berkendara

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, mulai melakukan penindakan berupa tilang, terhadap para pengemudi kendaraan roda dua yang merokok saat berkendara sejak diberlakukannya aturan tersebut pada 11 Maret 2019 lalu.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir mengatakan, pihaknya mulai menerapkan aturan tersebut pasca keluarnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor.

Dalam aturan tersebut, selain mengatur soal ketentuan operasional ojek online dan tarif, pengemudi juga dilarang merokok saat mengendarai sepeda motor.

“Penindakan pengendara merokok di sepeda motor di Jakarta sudah
berjalan. Begitu peraturan itu keluar, kami langsung melakukan
penindakan,” kata Nasir saat dikonfirmasi wartawan, Senin, (1/4/2019).

Mereka yang melanggar dikenakan Pasal 283 atas pelanggaran
Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman kurungan tiga bulan
penjara atau denda Rp750 ribu. Selama penerapan aturan tersebut kata
Nasir, tercatat sudah ada 652 pengendara yang ditilang akibat hal
tersebut.

“Pelanggar sudah mencapai 652 kasus dari aspek mengganggu konsentrasi dan tidak wajar. Dan dikenakan denda Rp750 ribu,” ungkapnya.

Nasir menjelaskan, para pengendara roda dua harus konsentrasi penuh di jalan raya demi keselamatan. Konsentrasi pengemudi itu juga sudah diatur dalam Pasal 106 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 ayat 1 yang menyatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan raya wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi. (INT)

Leave a Reply