Ferdinand: Capres Prabowo Subianto Banyak Abaikan Arahan SBY

0
373
Ferdinand Hutahaean

Pernyataan Mayjen TNI Purn Kivlan Zen yang menyebut Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) licik direspons oleh Ketua Divisi Advokasi dan Hukum
Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand
justru mengungkapkan calon presiden Prabowo Subianto banyak mengabaikan
arahan SBY. “Saya pikir Pak Kivlan terlalu berlebihan berbicara,” ujar
Ferdinand dihubungi wartawan, Jumat (10/5/2019).

Menurut dia,
Kivlan tidak mengetahui SBY begitu keras berjuang memenangkan Prabowo
Subianto-Sandiaga Uno. “Tetapi justru Pak Prabowo yang banyak tidak
melakukan arahan dan masukan dari Pak SBY,” katanya.

Sehingga,
dia berpendapat, tidak perlu saling menuding, saling menyalahkan atau
menambah jumlah lawan. “Karena lawan yang ada saat ini saja tidak
dilawan. Apalagi menambah lawan tidak elok,” ungkapnya.

Dia tidak
sepakat dengan tudingan Kivlan terhadap Ketua umum Partai Demokrat itu.
“Justru Pak SBY itu paling keras menyelamatkan dan membuat Prabowo
menang di pilpres ini. Tapi apa daya upaya-upaya yang ingin beliau
lakukan tidak disambut dengan baik,” imbuhnya.

Adapun
tudingan Kivlan Zen terhadap SBY itu disampaikan di sela aksi unjuk
rasa depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin,
Jakarta Pusat, kemarin. Awalnya, Kivlan menanggapi cuitan politikus
Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut ada “setan gundul” di Koalisi
Prabowo-Sandi.

Kivlan justru menyebut Andi Arief yang merupakan “setan gundul”. Bahkan, Kivlan menyebut Ketua Umum Partai Demokrat licik karena tak rela Prabowo menjadi presiden. (INT)

Leave a Reply