GEMUVI Apresiasi Rencana Kapolri Rekrut 56 Pegawai KPK

0
17
Direktur Eksekutif GEMUVI memberikan bantuan masker, sarung tangan dan APD kepada petugas kepolisian untuk penanganan Covid-19 di Polres Jakarta Utara, Sabtu (25/9/21)

Gerakan Muda Visioner (GEMUVI) mengapresiasi rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) menjadi ASN Polri.

“Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kapolri yang justru akan merekrut 56 orang yang dianggap tidak lolos TWK. Ini justru bentuk penghormatan terhadap 56 orang tersebut atas pengabdiannya di KPK dan pengabdiannya memberantas korupsi selama ini. Juga super-apresiasi kepada presiden atas restunya terhadap langkah Kapolri,” ujar Teofilus Mian Parluhutan selaku Direktur Eksekutif GEMUVI.

Teofilus menilai upaya Kapolri ini merupakan bentuk penghargaan kepada para pegawai yang sebelumnya telah berkorban memberantas korupsi selama di KPK dan telah menunjukkan loyalitas selama ini kepada negara.

Ia juga menilai rencana tersebut dapat memperkuat institusi Polri yang sedang bertransformasi di bawah kepemimpinan Kapolri yaitu menuju Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

GEMUVI juga mengajak semua pihak baik institusi pemerintah maupun elemen masyarakat untuk memiliki semangat dan komitmen yang sama dalam pemberantasan korupsi.  “Awal tujuan pembentukan KPK kan memang salah satunya untuk memberdayakan lembaga-lembaga penegak hukum yang lain seperti kepolisian maupun kejaksaan, maupun lembaga lain untuk bisa memberantas korupsi secara baik.  Dengan adanya 56 mantan pegawai KPK yang membantu di Polri maka akan memperkuat Mabes Polri dalam melakukan pemberantasan korupsi,” tutup Teofilus.

Leave a Reply