ISC : Fokus Pilkada 2020 dan Islah Dua Kubu

0
115
konfrensi pers wiranto

Perseteruan OSO dan Wiranto membuat partai Hanura diujung perpecahan, setelah masing-masing kubu saling meleparkan isu kepada media.

Para pendukung Wiranto melihat kepemimpinan OSO gagal total paskah partai ini gagal menempatkan wakilnya di DPR/MPR RI ini sudah cukup membuktikan kegagalan kepemimpinan OSO.

Hal itu disampaikan Jenderal (Purn) Subagyo dan Jenderal Pol (Purn) Chaeruddin di Hotel Century, Rabu, (18/12/2019) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

Disaat bersamaan Wiranto menyampaikan surat mengundukan diri dari partai yang dibentuk dan membesarkan namanya dikarenakan ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden.

“Saat ini, saya menyatakan mundur dari Ketua Dewan Pembina Hanura. Atas kesadaran saya. Saya selalu berorientasi kepada tugas pokok saya. Saat ini saya ditugaskan Presiden sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden,” kata Wiranto

Perpecahan para loyalis OSO dan Wiranto menurut pengamat politik hukum akan merugikan partai hanura sendiri. Hal itu disampaiakan Hendrik Sinaga, SH.MH selaku Direktur Integritas Studies Center (ISC)  kamis, 19/12/2019, di Jakarta.

Menurut Hendrik, kondisi partai hanura sekarang tidak dalam performa yang baik, karena tidak lolos ke senayan dan perpecahan internal, hal itu semakin membuat partai ini makin pudar  tidak diperhitungkan padahal sebentar lagi Pilkada serentak 2020 sudah didepan mata perlu kesiapan dan solid.

“ Sudah Tak lolos Senayan dan perpecahan Internal semakin membuat hanura pudar dan tidak akan diperhitungan” Ujar hendrik

Hendrik yang juga merupakan Advokat dan pengurus pusat GAMKI ini mengatakan, saat ini Hanura sebaiknya menyelesaiankan segera persoalan internalnya (islah) dan fokus dalam menghadapi Pilkada 2020.

“Fokus pilkada 2020 dan lakukan Islah dua kubu pendukung” Ujarnya. (CPK)

Leave a Reply