ISC : Komjen Pol Listyo Kapolri, Dekat dan Loyal Pada Jokowi

0
204
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Idham Aziz akan pensiun pada 1 Februari 2021 mendatang. Sesuai dengan prosedur, Presiden akan menunjuk Kapolri baru. Namun sudah ramai nama-nama penganti Jenderal Idham Aziz bahkan isu ras sudah masuk untuk menjegal kandidat tertentu.

Direktur Eksekutif Integritas Studies Centre (ISC) Hendrik Sinaga, SH.,MH menyampaikan bahka pergantian Kapolri hal yang biasa saja tidak ada yang luarbiasa karena itu menjadi kewenangan Presiden untuk memilih dan mengangkat Kapolri.

Kapolri itu adalah partner bagi Presiden, sebagai partner tentunya Kapolri harus dekat dan loyal  pada presiden sehingga presiden yakin bahwa Kapolri ini orang yang profesioanal dan bisa mendukung segala kebijakan pemerintah dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Indonesia.

“Kapolri itu partner Presiden jadi harus dekat dan loyal agar seluruh kebijakan pemerintah dapat berjalan dengan baik” Ujar Hendrik Sinaga yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia  (DPP HAPI) kepada redaksi, Selasa, 5/1/2021.

Saat ini ada 3 nama yang digadang-gadang akan mengisi kursi Kapolri mereka adalah  Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang saat ini menjabat Wakil Kapolri memiliki lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988. Kemudian, Komjen Pol Boy Rafli Amar lulusan Akpol 1988 yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan yang terakhir Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo paling muda karena lulusan Akpol 1991 saat ini menjabat sebagai Kabareskrim.

Hendrik menambahkan kandidat Calon Kapolri saat ini pastinya orang terbaik yang dimiliki Polri, namun akan satu yang Presiden pilih dan bilamana konteknya seorang Kapolri harus dekat dan loyal tampaknya dari beberapa nama yang beredar tampaknya akan jatuh pada Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, beliau ini memiliki kriteria itu dengan pernah menjadi Ajudan Presiden Jokowi dan prestasinya.

“Pak Listyo sangat dekat dan loyal pada Presiden Jokowi karena pernah menjadi ajudan ini yang tidak dimiliki kandidat lainnya. Ujarnya

Saat ini seluruh anggota DPR sedang menemui masyarakat didaerah untuk menyerap aspirasi dan menyosialisasikan kinerjanya dikarenakan masa reses sejak 12 Desember 2020 sampai dengan 10 Januari 2021.(IRS)

Leave a Reply