Kabar Kasus Pengeroyokan Audrey Jadi Sorotan Dunia

0
375
Ilustrasi penganiayaan

Belakangan ini kabar tentang kasus pengeroyokan yang menimpa siswi SMP di Pontianak makin beredar luas . Penganiayaan yang dilakukan 12 siswi SMA kepada korban bernama Audrey tersebut kini jadi sorotan dunia.

Alhasil, tagar #JusticeForAudrey menjadi trending topic dunia. Hampir semua netizen mengecam perlakuan para pelaku kepada korban.

Kasus penganiayaan Audrey sendiri terjadi pada 29 Maret 2019 silam,
saat itu Audrey dijemput oleh satu dari siswi SMA tersebut. AU dijemput
di kediaman kakeknya. Oknum siswi SMA ini meminta AU mempertemukan
dengan kakak sepupunya, PO. Dengan alasan, ada yang ingin dibicarakan
mereka.

Setelah bertemu, PO terlibat baku hantam dengan siswi SMA yang
berinisial DE. Tiga teman DE turut melakukan kekerasan terhadap Audrey.
Mulai dari pem-bully-an, penjambakan rambut, penyiraman air, hingga
membenturkan kepala AU ke aspal. Bahkan menginjak perut AU. “Saat anak
saya bangun, mukanya ditendang dengan sendal gunung (oleh EC, red),”
kisah ibunda Audrey LK kepada sejumlah media.

Setelah terbaring, dalam kondisi tidak berdaya, pelaku lain
berinisial TI dan LA, terus melakukan pemukulan. Parahnya, alat vital AU
juga menjadi sasaran. “Yang saya tidak terima, ada siswi yang SMA, mau
merusak kelamin anak saya,” lirih LK, sambil menangis.

Lanjut dia mengatakan, memang ada tiga siswi yang diduga
melakukan kontak fisik dengan AU. Namun, di lokasi kejadian terdapat
delapan hingga 12 siswi lain yang ikut menyaksikan penganiayaan itu.
Mereka hanya tertawa, tanpa berupaya menolong korban.

“Anak saya depresi, tertekan, traumatik, terus psikisnya sudah terkena,” ucapnya.

Apalagi Audrey yang mengidap penyakit asma ini juga kerap mengigau. Seolah-olah masih dalam penganiayaan, akibat tingkat trauma yang tinggi. Dengan kejadian ini, pihak keluarga tetap melanjutkan permasalahan ini ke jalur hukum. Untuk memberikan efek jera bagi para pelaku. (INT)

Leave a Reply