Kalah Gugatan, Antam Harus Bayar Ganti Rugi Rp 817,46 miliar

0
11
Kalah dalam gugatan, hakim menghukum Antam untuk membayar kerugian kepada Budi sebesar Rp 817,46 miliar atau menyerahkan emas batang seberat 1.136 kg.

Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan vonis kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) karena perbuatan melanggar hukum. Antam harus membayar ganti rugi senilai Rp 817,46 miliar atau menyerahkan emas seberat 1.136 kilogram (kg) atau 1,13 ton kepada penggugat, Budi Said.

Informasi tersebut disampaikan PN Surabaya melalui website resminya. Perkara tersebut telah didaftarkan sejak 7 Februari 2020 lalu dengan nomor perkara 58/Pdt.G/2020/PN Sby. Selanjutnya, putusan majelis hakim disampaikan pada 13 Januari 2021 lalu.

Dalam amar putusannya, majelis hakim PN Surabaya menerima dan mengabulkan sebagian gugatan Budi Said. Dalam gugatan itu, Budi menggugat lima pihak. Meliputi, Antam sendiri sebagai tergugat I, Kepala Butik Emas Logam Mulia (BELM) Surabaya I Antam sebagai tergugat II, Tenaga Administrasi BELM Surabaya I Antam sebagai tergugat III, General Trading Manufacturing And Service Senior Officer Ahmad Purwanto sebagai tergugat IV, dan Eksi Anggraeni sebagai tergugat V”Menyatakan tergugat I, tergugat II, tergugat III, tergugat IV, dan tergugat V telah bersalah melakukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan penggugat,” bunyi amar putusan tersebut dikutip, Kamis (21/1/2021).

Selanjutnya, hakim menghukum Antam untuk membayar kerugian kepada Budi sebesar Rp 817,46 miliar atau menyerahkan emas batang seberat 1.136 kg.

“Apabila tidak diserahkan emas seberat 1.136 kg maka diganti dengan uang setara dengan harga emas pada saat pelaksanaan putusan ini,” bunyi amar putusan.

Selain Antam, majelis hakim juga menghukum Eksi Anggraeni untuk membayar kerugian materiil kepada Budi sebesar Rp 92,09 miliar. Baik Antam dan Eksi juga dihukum secara tanggung renteng (hoofdelijk) membayar kerugian immateriil kepada Budi sebesar Rp 500 miliar.

“Menghukum tergugat I dan tergugat V membayar uang paksa (dwangsom) senilai Rp 100 juta untuk setiap hari keterlambatan oleh tergugat I dan tergugat V memenuhi pembayaran ganti rugi menurut isi putusan dalam perkara a quo,” bunyi amar putusan.

Majelis hakim juga menyatakan amar putusan dalam perkara ini dapat dillaksanakan terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum banding, kasasi, peninjauan kembali maupun upaya hukum lainnya berupa perlawanan.

Sebelumnya, SVP Corporate Secretary Antam Kunto Hendrapawoko, dalam email-nya kepada CNBC Indonesia menceritakan soal gugatan ini dan langkah yang akan diambil Antam.

Dalam tuntutannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Budi Said meminta Antam memberikan tambahan Logam Mulia dengan mengacu pada harga diskon yang dijanjikan oleh pihak yang tidak berwenang.

“Antam menegaskan tidak pernah menerapkan harga diskon dan hanya bertransaksi dengan harga yang dikeluarkan secara resmi oleh Perusahaan. Antam menganggap gugatan ini tidak masuk akal dan tidak berdasar. Oknum-oknum yang terlibat dalam kasus ini juga telah dijatuhi hukuman pidana,” kata Kunto, Senin (18/1/2021).

Dia mengatakan, dalam menjalankan bisnis Logam Mulia, Antam selalu mengutamakan keamanan dan kepercayaan pelanggan dengan memastikan setiap transaksi sudah dilakukan sesuai dengan prosedur penyerahan barang dan harga resmi yang ditetapkan perusahaan.

Antam juga selalu menjual Logam Mulia dengan harga resmi sebagaimana tercantum di situs www.logammulia.com, yang selalu diperbaharui secara rutin.

“Selain itu, dalam menjalankan bisnis Logam Mulia, kami melakukan sistem direct selling atau transaksi langsung kepada pelanggan atau kuasa pelanggan dan tidak pernah melalui pihak lain,” jelasnya.

“Kami memastikan operasional Logam Mulia perusahaan berjalan seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan adaptasi kebiasaan baru, serta selalu memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan, baik online atau melalui jaringan Butik Emas Logam Mulia yang tersebar di 11 kota besar di Indonesia.”

Pihaknya meminta kepada masyarakat agar waspada terhadap penawaran oknum yang memberikan harga atau skema penjualan Logam Mulia Antam yang tidak wajar.

“Perusahaan merasa dirugikan dengan kasus yang dilakukan segelintir oknum terhadap Butik Surabaya dan telah mengajukan gugatan kepada Budi Said atas pencemaran nama baik serta menuntut ganti rugi,” tegas Kunto.

(IN)

Leave a Reply