Luhut : 7.000 Triliun Utang Produktif, Masih Kecil Dibandingkan Negara Lain

0
0
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim utang Indonesia salah satu yang terkecil di dunia. Hal itu disampaikannya pada acara Peletakan batu pertama atau groundbreaking Tol Serang – Panimbang Seksi 3 Cileles- Panimbang pada Senin, (08/08/2022)

“kita ada utang, betul. Rp 7.000 triliun, tapi utang yang adalah utang yang produktif,” kata Luhut

Namun menurutnya utang Indonesia digunakan untuk sektor yang produktif. Misalnya, proyek jalan tol yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut utang pemerintah Indonesia Rp 7.000 triliun merupakan jumlah yang kecil dan produktif.

Dari data APBN Juli 2022 per Juni utang pemerintah sebesar Rp 7.123,62 triliun atau 39,56% terhadap PDB. Naik 1,69% dibandingkan posisi akhir Mei 2022 yang sebesar Rp 7.002,24 triliun.

Dikutip dari World Population Review ada beberapa negara yang jumlah utangnya sangat tinggi. Berikut daftarnya:

Amerika Serikat (AS)
Memiliki jumlah utang US$ 19,23 triliun atau setara dengan Rp 288.450 triliun (kurs Rp 15.000). Rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 128%.

Jepang
Jepang memiliki utang hingga US$ 9,087 triliun atau sekitar Rp 136.305.000 triliun (kurs Rp 15.000). Rasio utang Jepang terhadap PDB mencapai 266%.

Italia
Italia memiliki utang sekitar US$ 2,48 triliun atau setara dengan Rp 37.200 triliun. Rasio utang terhadap PDB 156%.

Belgia
Belgia memiliki jumlah utang US$ 456,18 miliar atau Rp 6.842 triliun. Rasio utang terhadap PDB 98,6%. (CPK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here