Masalah Bela Negara Adalah Tanggung Jawab Kita Bersama

0
297
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu

Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI purnawirawan Ryamizard Ryacudu,
mengapresiasi nota kesepahaman atau MoU program bela negara antara ormas
Pemuda Pancasila dengan Kementerian Pertahanan RI.

Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila menyelenggarakan acara Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi pengurus Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila tahun 2019.

“Masalah bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian
Pertahanan saja. Tetapi menjadi tanggung jawab seluruh pembina sumber
daya manusia, baik kementerian, lembaga dan pemerintah daerah, serta
komponen bangsa lainnya,” ujar Ryaizard, Jumat (1/3/2019).

Dengan memiliki keragaman suku dan agama, sambungnya, Indonesia
bisa menjadi kekuatan yang menakutkan bagi seluruh dunia. Di sisi lain,
keragaman tersebut juga dapat menjadi penghancur persatuan dan kesatuan
bila disalahgunakan.

“Bangsa Indonesia ini macam-macam agamanya, inilah kekuatan yang luar
biasa menjadi menakutkan seluruh dunia, kalau ini bersatu. Tetapi ini
juga maha penghancur yang luar biasa kalau diadu-adu, enggak boleh,
perekatnya satu, yakni Pancasila,” tuturnya.

Sementara, Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila,
Yapto S Soerjosoemarno, menegaskan bahwa kader Pemuda Pancasila harus
memiliki pola pikir menghidupkan orang banyak, bukan hanya memikirkan
diri sendiri.

“Bela Negara itu menghidupkan bangsa dan rakyat ini yang menjadi
tanggung jawab kita bersama-sama. Kalau itu pola pikir kita, baru kita
bisa masuk ke acara Bela Negara,” kata Yapto.

Ketua Panitia Pembinaan Kesadaran Bela Negara Bagi Ormas Pemuda
Pancasila tahun 2019, Piala, berharap para peserta yang berasal dari
Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila, akan memberikan ilmunya
kepada pengurus Majelis Pimpinan Cabang di wilayahnya masing-masing.

“Target kita di Majelis Pimpinan Nasional khususnya bidang pertahanan dan keamanan, di tahun 2020, seluruh Majelis Pimpinan Cabang sudah mempunyai kader-kader bela negara,” katanya. (INT)

Leave a Reply