Pemprov Sultra Bangun Kembali Rumah Terbakar, Buton Kondisi Kondusif

0
253
bentrokan buton

Tim Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai membangun kembali rumah-rumah yang hangus terbakar akibat bentrokan di kabupaten Buton.

“Kondisinya kondusif. Kita semua turun langsung, ada Kapolda, Dandim bahkan Pangdam XIV Hasanuddin juga turun,” ujar Gubernur Sultra Ali Mazi, Senin (10/6/2019).

Ada 87 rumah yang terbakar akibat bentrokan kelompok Desa Gunung Jaya dengan Desa Sampoabalo. Saat ini ada sekitar 1.000 warga Desa Gunung Jaya yang mengungsi di sejumlah lokasi.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Harry Golden Hart menjelaskan dua kelompok pemuda dari Desa Sampuabalo dan Desa Gunung Jaya, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara terlibat bentrok yang berujung pada pembakaran rumah warga.

Bentrokan kedua kelompok pemuda bermula ketika sekelompok pemuda Desa Gunung Jaya menggunakan sepeda motor melintas di wilayah Desa Sampuabalo pada hari Selasa (04/06) pada pukul 21.00 WITA.

Keesokan harinya, pada Rabu (05/06) pukul 13.00 WIB, warga desa Sampuabalo yang akan melakukan silaturahmi ke warga desa lain sekaligus merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Namun, pada saat melintas Desa Gunung Jaya, kelompok warga desa Gunung Jaya melakukan serangan menggunakan panah terhadap tetangga desanya itu. Sehingga warga desa Sampuabalo itu menderita luka pada bagian dada.

“Karena menderita luka, warga desa ini akhirnya kembali ke desanya dan menyampaikan ke warga desanya tersebut. Tidak selang berapa lama, kurang lebih 30 menit, ada 100 warga Desa Sampuabalo yang melakukan penyerangan ke warga desa Gunung Jaya,” jelas Harry.

Kondisi Kedua desa sudah kondisif, dikarenakan adanya penjagaan dari polisi dan TNI yang menjaga lokasi bentrokan, upaya mediasi juga dilakukan dengan mengundang seluruh para tokoh kedua belah pihak agar bentrokan tidak terulang. (INT)

Leave a Reply