Proyek infrastruktur Dituding sebagai Penyebab Banjir Jakarta, Luhut Pandjaitan: Jangan Asal Tuding!

0
394
Banjir di Terowongan Cawang

Setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, giliran Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Pandjaitan mengkritik balik Anies karena tidak mampu menunjukkan bukti bahwa proyek LRT Jabodebek menjadi salah satu biang kerok banjir di Cawang.

Pemerintah pusat kembali mempertanyakan tudingan sejumlah proyek infrastruktur sebagai penyebab banjir Jakarta beberapa waktu lalu. Tudingan tersebut disampaikan Gubernur DKI, Anies Baswedan.

“Kita tanya dimananya yang membuat
itu jadi banjir, di mananya? enggak bisa dijawab (Anies),” ujar Luhut di
kantornya, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Luhut menjelaskan, setiap proyek yang hendak dikerjakan selalu didahului oleh studi kelayakan (feasibility studies).
Studi tersebut sudah mencakup antisipasi banjir di area pembangunan.
Studi atas proyek dilakukan berbulan-bulan, bahkan bisa bertahun-tahun.

“Beginilah, sekarang membangun Stasiun Dukuh Atas, itu sudah dua bulan kita studi DKI sampai hari ini belum dibangun,” kata dia

Mantan
Kepala Staf Kepresidenan itu meminta setiap pejabat publik untuk tidak
saling tuding di muka umum. Apalagi, bila melontarkan tudingan tanpa
bukti.

“Jangan nyalahin orang. Kerjain bidang masing-masing. Kalau ada masalah ketemu, enggak usah di publik,” ucap Luhut.

Gubernur
DKI Anies Baswedan sebelumnya memperingatkan PT Adhi Karya (Persero)
Tbk untuk mematuhi AMDAL yang mereka buat. Hal ini karena pekerjaan
kontraktor LRT Jabodebek itu tidak sesuai aturan, sehingga menyebabkan
banjir.

“Saya berikan peringatan keras kepada mereka bahwa pihak Adhi Karya harus bertanggung jawab,” kata Anies, Kamis (4/4/2019). (INT)

Leave a Reply