Risma Minta Korban Tanah Longsor di Nganjuk Direlokasi

0
5
Menteri Sosial Tri Rismaharini

Menteri Sosial Tri Rismaharini  mengatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk merelokasi korban bencana tanah longsor di Nganjuk, Jawa Timur, ke tempat yang lebih aman.

“Warga yang menempati lokasi rawan bencana perlu direlokasi. Nanti dikoordinasikan dengan pemerintah Kabupaten Nganjuk,” kata Risma dalam keterangan tertulis, Rabu (17/2).

Risma diketahui mengunjungi korban longsor di Nganjuk, Jawa Timur, pada Selasa (16/2). Ia didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di lokasi bencana, Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur untuk melihat langsung penanganan korban longsor.

Di saat yang sama, Risma juga turut menyalurkan bantuan Kemensos ke korban longsor Nganjuk senilai Rp 443.940.300. Kemensos juga memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada anak-anak terdampak bencana di Posko Pengungsian di SDN Ngetos.

Bencana tanah longsor di Selopuro, Ngetos, Nganjuk, Jatim terjadi pada Minggu (14/2). Sebanyak 14 warga telah menyelamatkan diri, dan 20 lainnya dinyatakan hilang.

Hingga Senin (15/2) sebanyak 12 korban hilang telah ditemukan, 10 orang di antaranya meninggal dunia.Proses evakuasi puing-puing bangunan dan pencarian korban masih dilakukan sampai hari ini.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga berencana melakukan relokasi warga yang tempat tinggalnya rusak akibat longsor di Dusun Selopuro, Kabupaten Nganjuk.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menginstruksikan agar Pemerintah Kabupaten Nganjuk segera melakukan komunikasi dengan Perhutani, perihal rencana relokasi itu.

“Kata Pak Bupati ini adalah lahan Perhutani, maka bisa dikomunikasikan dengan pihak Perhutani, untuk kemungkinan dicarikan tempat yang lebih aman bagi mereka, untuk bertempat tinggal berikutnya,” kata dia, di sela meninjau lokasi longsor, Senin (15/2).

(IN)

Leave a Reply