Satgas Covid-19: Jumlah Kematian Covid-19 Pekan ini Mengalami Penurunan

0
10
Ilustrasi pemakaman korban Covid-19

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan jumlah kematian pasien positif virus corona (Covid-19) di Indonesia pada pekan ini menurun sebesar 9,9 persen dari pekan sebelumnya.

“Jumlah kematian pada pekan ini terus menurun dan mengalami penurunan lebih besar dari pekan sebelumnya,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10).

Namun, Wiku menyatakan sejumlah provinsi mencatat kenaikan kasus kematian pada satu pekan terakhir, yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tengah.

Dia mengimbau daerah yang memiliki sebaran penambahan kasus dan angka kematian yang tinggi segera melakukan evaluasi terkait penerapan dan kepatuhan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 kepada masyarakat.

“Mohon provinsi yang masuk dalam lima besar kenaikan tertinggi untuk dapat betul-betul melaksanakan treatment atau penanganan pasien Covid-19 dengan baik, utamanya pada pasien dengan gejala sedang dan berat serta komorbid,” ujarnya.

Wiku juga meminta pemerintah daerah harus memperhatikan dan meningkatkan kualitas RS rujukan pasien Covid-19. Selain itu, RS maupun tempat karantina mandiri pasien terpapar Covid-19 juga harus diperbanyak.

Di sisi lain, Wiku mengatakan pemerintah daerah tak perlu segan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Satgas nasional jika membutuhkan bantuan tambahan dalam penanganan Covid-19.

Lebih lanjut, Wiku mengatakan pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh mengalami peningkatan signifikan di tanah air.

Setidaknya lima provinsi tercatat mengalami lonjakan pasien sembuh, yakni Jawa Barat, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, serta Kalimantan Timur.

“Jumlah kesembuhan terus mengalami peningkatan, di pekan ini jumlah kesembuhan mengalami kenaikan 4,4 persen,” kata Wiku.

Persentase kesembuhan tertinggi di tingkat nasional disumbang Maluku Utara sebesar 89,23 persen. Kemudian disusul Gorontalo sebesar 88,63 persen, Kalimantan Utara 88,06 persen, Kalimantan Selatan 87,12 persen, dan Jawa Timur 86,18 persen.

(IN)

Leave a Reply