TPF Tak Temukan Pelaku, Dugaan Motif Dendam Pribadi

0
204
TPF Novel

Setelah melakukan pekerjaan sebagai Tim Pencari Fakta (TPF) Teror Penyiraman Air Keras  Novel Baswedan, akhirnya TPF memberikan hasil rekomendasi kepada Kapolri Tito Karnavian untuk ditinjaklanjuti.

TPF yang sebagian besar diisi oleh penyidik dan penyelidik polisi yang memang mengusut teror ke Novel itu sejak awal ditambah ada tim pakar dan juga dari KPK.

“hasil kerja 6 bulan tim pakar direkomendasikan kepada Bapak Kapolri untuk melakukan tim teknis lapangan yang spesifik. Tim teknis lapangan yang spesifik itu hanya dimiliki oleh kami, karena tim pencari fakta atau tim gabungan pencari fakta sekali pun yang dibentuk oleh siapa pun, oleh otoritas mana pun, mereka terbatas dengan metodologi terbuka,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal sebagai perwakilan dari Polri, Rabu (17/7/2019).

Sementara itu juru bicara TPF Nur Kholis menyebutkan suatu temuan mengenai motif perbuatan penyerangan pada Novel. TPF menemukan probabilitas serangan balik akibat penanganan kasus yang dilakukan Novel dengan penggunaan kewenangan berlebihan.

“TPF menemukan fakta terdapat probabilitas terhadap kasus yang ditangani korban yang menimbulkan serangan balik atau balas dendam, akibat adanya dugaan penggunaan kewenangan secara berlebihan. Dari pola penyerangan dan keterangan saksi korban, TPF meyakini serangan tersebut tidak terkait masalah pribadi, tapi berhubungan dengan pekerjaan korban,” kata Nur Kholis.

Namun, mereka belum menyebut siapa pelaku serangan terhadap Novel. TPF meminta Polri membentuk tim untuk mencari tiga orang tidak kenal yang diduga datang ke rumah Novel ataupun masjid yang berada di dekat rumah Novel sebelum kejadian. (INT)

Leave a Reply