Kemajuan pesat di bidang teknologi komunikasi membuat banyak orang sibuk mengurusi hal-hal yang sebenarnya bukan urusannya. Atau, terlibat dalam urusan yang sebenarnya tidak benar-benar penting dan bermanfaat.
Kini, dengan gadget (gawai) di tangan (atau di meja), orang-orang mengaktifkan jempolnya untuk mendapatkan acungan jempol. Kata-kata dipangkas menjadi lebih pendek: ‘parno’, ‘muna’.***






































