Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM School of Law, Prof. Dr. Angkasa, S.H., M.Hum., menerima kunjungan Pemimpin Redaksi Majalah Integritas, Hendrik A. Sinaga, S.H., M.H., di lingkungan Kampus STIH IBLAM, Jakarta,
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh gagasan strategis terkait masa depan pendidikan hukum nasional.
Prof. Angkasa menegaskan bahwa integritas harus menjadi fondasi utama lulusan hukum, bukan sekadar penguasaan teori dan regulasi. Menurutnya, tantangan dunia hukum saat ini tidak hanya terletak pada kompleksitas peraturan, tetapi juga pada krisis etika dan kepercayaan publik terhadap penegak hukum.
“Lulusan hukum hari ini harus lebih dari sekadar pintar. Mereka harus berintegritas, berani menjaga moralitas profesi, dan tidak mudah tergoda oleh kekuasaan maupun kepentingan sesaat,” tegas Prof. Angkasa.
Ia menambahkan, STIH IBLAM berkomitmen mencetak sarjana hukum yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan tanggung jawab sosial. Nilai integritas, lanjutnya, menjadi roh utama dalam proses pendidikan, mulai dari kurikulum, pembinaan mahasiswa, hingga budaya akademik kampus.

Pemred Majalah Integritas, Hendrik A. Sinaga, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas komitmen STIH IBLAM dalam menjaga marwah pendidikan hukum. Ia menilai perguruan tinggi hukum memegang peran strategis dalam menentukan wajah penegakan hukum Indonesia ke depan.
“Integritas tidak lahir secara instan di ruang sidang, tetapi dibentuk sejak di bangku kuliah. Apa yang disampaikan Prof. Angkasa sejalan dengan semangat Majalah Integritas dalam mendorong hukum yang bersih dan berkeadilan,” ujar Hendrik.
Pertemuan ini juga membahas peluang sinergi antara dunia akademik dan media dalam mendorong literasi hukum yang berimbang, kritis, dan berorientasi pada kepentingan publik. Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi pemikiran antara kampus dan media menjadi penting untuk menjaga kualitas wacana hukum nasional.
Sebagai institusi pendidikan hukum, STIH IBLAM di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Angkasa terus mendorong transformasi pendidikan hukum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar profesi hukum: integritas, kejujuran, dan keberpihakan pada keadilan. (RD)












































