Hindari Kasus Kekurangan Gizi, Sebaiknya Ibu Hamil Perhatikan Ini

0
314
Nutrisi calon bayi mesti diperhatikan sejak dalam kandungan

Peringatan Hari Gizi Nasional di Indonesia, mengingatkan kembali
betapa pentingnya pemenuhan gizi sebagai bagian dari hak anak yang
menjadi masa depan bangsa. Kini, Indonesia memiliki dua masalah
malnutrisi yang saat ini menjadi perhatian.

Dua masalah itu adalah
kekurangan gizi yang menyebabkan stunting dan obesitas karena kelebihan
gizi. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 Kemenkes RI, angka
stunting di Indonesia masih berada di angka 30,8 persen.

Meskipun
angka ini memang menurun jika dibandingkan data Riskesdas tahun 2013,
namun masalah stunting masih menjadi perhatian nasional, terutama
Kementerian Kesehatan RI. Untuk itulah, adanya program 1.000 Hari
Pertama Kehidupan (HPK) yang memastikan nutrisi calon bayi sejak dalam
kandungan hingga berumur dua tahun.

Bicara soal 1000 HPK yang mana menekankan soal nutrisi, membuat bertanya-tanya, nutrisi atau makanan seperti apa yang diperlukan sang ibu? Berikut deretan makanan yang direkomendasikan untuk ibu hamil.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan
seperti kacang polong, buncis, kedelai dan kacang tanah ternyata
mengandung bahan yang bermanfaat bagi ibu hamil. Yaitu folat, vitamin B
yang sangat penting bagi kesehatan ibu dan janin, terutama di trimester
pertama. Mengonsumsi kacang-kacangan selama hamil dikaitkan dengan
peningkatan risiko cacat lahir dan berat lahir rendah.

Makanan dengan Protein

Makanan-makanan
yang mengandung protein seperti ikan salmon, telur, dan daging tanpa
lemak memiliki kandungan protein yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Salmon,
misalnya, mengandung omega 3 yang dapat membantu membangun otak janin
Anda. Kemudian protein dan kolin dari telur juga sangat baik bagi
perkembangan otak sang bayi.

Sementara itu pada daging seperti
daging sapi dan ayam mengandung protein dan zat besi yang dibutuhkan
oleh ibu hamil. Para perempuan yang merencanakan dan sedang hamil,
membutuhkan lebih banyak zat besi karena volume darah meningkat. Kadar
zat besi yang rendah selama awal dan pertengahan kehamilan dapat
menyebabkan anemia defisiensi besi, yang menggandakan risiko kelahiran
prematur dan berat lahir rendah.

Sayuran Hijau

Sayur-sayuran
hijau seperti brokoli, kangkung, bayam mengandung banyak nutrisi,
vitamin dan mineral yang penting bagi ibu hamil. Di antaranya vitamin C,
vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat dan kalium.
Kandungan-kandungan ini bermanfaat untuk menurunkan risiko berat badan
lahir rendah.

Buah-buahan

Nutrisi pada buah-buahan memiliki manfaat yang sangat baik bagi kehamilan Anda. Misalnya buah berry, yang mengandung air, karbohidrat sehat, vitamin C, serat, dan antioksidan. Kemudian ada buah alpukat yang tak hanya lezat tetapi juga mengandung serat, vitamin B (terutama folat), vitamin K, kalium, tembaga, vitamin E dan vitamin C. Ini dapat membantu meningkatkan kesehatan janin dan meredakan kram kaki yang umum terjadi pada perempuan hamil. (INT)

Leave a Reply