Drainase Buruk, Jalur Pantura Kaligawe Semarang Banjir

0
474
Banjir di Kaligawe akibat drainese yang buruk

Antrean kendaraan mengular di jalur pantura Kaligawe Semarang, Jawa Tengah akibat genangan banjir setinggi 60 centimeter. Buruknya drainase membuat jalur penghubung Surabaya-Jakarta ini terendam banjir selama lebih dari dua pekan lamanya.

Penumpukan kendaraan di jalur pantura Kaligawe terjadi dua arah baik dari Demak ke Semarang maupun arah sebaliknya. Banjir hingga setinggi 60 centimeter itu mengakibatkan laju kendaraan hanya sekitar 5-10 kilometer per jam.

“Ketersendatan arus lalin terjadi dari arah timur ke barat mulai bekas kantor kecamatan (Genuk) sampai depan Mapolsek Genuk. Kemudian dari arah barat ke timur mulai Mapolsek Genuk sampai Pos Polisi Genuksari,” ujar Panit Lantas Polsek Genuk, Ipda Khoirul Anam , Senin (17/12/2018).

Kendaraan yang melintas lebih didominasi truk dan bus besar, karena mobil-mobil pribadi serta sepeda motor dari arah Demak dialihkan ke Jalan Wolter Monginsidi. Sebab jika nekat melintas, dapat berakibat mogok sehingga memperparah kemacetan.

Sementara kendaraan yang melintas dari arah Semarang diarahkan masuk ke tol Kaligawe hingga pintu keluar Gayamsari. Selain itu juga dilakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Demak untuk rekayasa lalu lintas dengan pengalihan ke jalur-jalur alternatif.

Banjir Kaligawe

“Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas sembari mengarahkan pengendara agar tak terperosok ke lubang-lubang jalan. Kepadatan kendaraan yang melintas meningkat, seiring dengan memasukinya waktu libur sekolah,” terangnya.

Banjir di jalur pantura Kaligawe memang tak mudah surut lantaran buruknya drainase, hingga air sungai meluber ke jalanan. Selain itu, guyuran hujan deras dan naiknya gelombang laut pasang juga memperparah banjir