Stok Pangan Aman, Zulhas Tegaskan Kebutuhan Jemaah Haji Terpenuhi

0
4

Jakarta, integritasonline.com — Kementrian Kordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan memastikan kebutuhan logistik bagi jemaah haji Indonesia tetap aman meskipun situasi geopolitik global tengah bergejolak.

“Aman, meskipun ada situasi geopolitik disana, tetapi jamaah haji soal makanan tidak usah khawatir, ada makanan siap saji, ada makanan disana insya Allah cukup, lengkap tidak kurang apapun,” ujarnya kepada media seusai rapat tertutup tentang kesiapan pemenuhan pangan untuk Haji 2026 di kantornya, Selasa (21/4/2026).

Selain itu, pemerintah juga menegaskan bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman. Ketersediaan komoditas utama seperti beras, jagung, ikan, telur, ayam, buah, dan sayuran dinilai mencukupi untuk kebutuhan dalam negeri.

Bahkan, cadangan beras nasional disebut mencapai sekitar 4,9 juta ton, memperkuat keyakinan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan.

Di sisi lain, pemerintah tengah mendorong skema baru penyediaan konsumsi haji melalui produk dalam negeri. Upaya ini diarahkan agar paket layanan haji dapat terintegrasi dengan pasokan makanan dari Indonesia, serupa dengan praktik restoran internasional yang menggunakan bahan baku dari negara asalnya.

Perkembangan positif juga terlihat dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kini, banyak pelaku UMKM telah mampu memproduksi makanan siap saji berbasis teknologi, termasuk produk ready to eat (RTE) yang praktis dan tetap segar.

Produk ini dinilai memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah di luar negeri.

“UMKM kita sudah mulai berkembang, bahkan mampu ekspor. Walaupun masih ada beberapa kendala teknis, kemajuannya jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” sambung Zulhas.

Pemerintah juga menekankan pentingnya dukungan teknologi, terutama dalam aspek pengemasan makanan agar tahan lama dan tetap berkualitas. Kolaborasi lintas kementerian pun terus diperkuat untuk mendukung hal ini.