Mendagri Tito Karnavian menanggapi maraknya kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Tito mengatakan pihaknya telah berulang kali melakukan pembinaan terhadap kepala daerah.
“Iya, pembinaan udah sering kita lakukan, tapi kan kembali kepada, kepada pribadi masing-masing, ya,” kata Tito usai rapat bersama Komisi II DPR di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Tito mengatakan ada usulan agar kepala daerah diberikan dukungan dana operasional yang lebih besar. Namun, menurutnya timbul pertanyaan lain mengenai jaminan.
“Tadi memang ada juga usulan supaya memberikan dukungan dana operasional untuk kepala daerah. Itu good idea pendapat saya, ya. Tapi ya, supaya nggak ke mana-mana, kan? Tapi apakah bisa menjamin? Pertanyaannya gitu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tito mengaku pernah memiliki gagasan agar kepala daerah mendapat insentif berdasarkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, insentif tersebut dapat mendorong kepala daerah lebih aktif dan kreatif.
“kepala daerah bisa mendapatkan persentase dari PAD. Kenapa? Kalau, kalau dia PAD-nya makin tinggi, maka dia kepala daerahnya makin aktif, kreatif untuk mencari anggaran sendiri tanpa memberatkan rakyat, ya, nggak ada salahnya kalau seandainya mereka diberikan insentif, hasil kerjanya mereka, gitu. Karena itu, itu akan, PAD-nya akan bertambah, kan,” ujar mantan Kapolri. (TR)







































