Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan beroperasinya terminal Bandara Tjilik Riwut. Bandara yang berlokasi di Kota Palangka Raya itu diharapkan mendongkrak perekonomian Kalimantan Tengah (Kalteng).
Presiden mengatakan, terminal baru tersebut dibangun untuk mendukung ekonomi Palangka Raya dan sekitarnnya. Dia menyebut, bandara tersebut tumbuh positif dalam lima tahun terakhir.
“Kita harapkan bandar udara ini bisa menjadi sebuah motor pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah. Itu terlihat dari jumlah penumpang yang meningkat sangat tinggi dan pertumbuhan kargo yang juga sangat tinggi,” ujar Presiden di Palangka Raya, Senin (8/4/2019).
Didampingi Ibu Negara Iriana, Presiden tiba sekitar pukul 16:40 WIB dengan disambut prosesi adat dan tarian selamat datang. Setelah itu, Presiden berkeliling di area terminal bandara baru tersebut.
“Hampir 4,5 tahun telah diselesaikan. Ini menyangkut anggaran kurang lebih Rp700 miliar yang semuanya dibebankan di anggaran APBN kita baik untuk pembangunan terminal, taxiway, maupun perpanjangan runway,” tutur dia.

Terminal baru tersebut memiliki luas 29.124 meter persegi dan dapat melayani hingga 2.200 pengguna jasa penerbangan setiap harinya.
Terminal baru tersebut jauh lebih luas dibandingkan terminal sebelumnya yang luasnya kurang dari 5.000 meter persegi dan hanya mampu melayani penumpang hingga 600 orang per harinya.
“Artinya enam kali lipat sekarang ini. Besar sekali,” kata Mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (INT)








































