Idul Fitri tahun ini bersamaan dengan Covid-19 terasa sangat berat bagi Oni, pekerja swasta di Bekasi yang tidak bisa pulang ke kampung di Bandarlampung. Karena adanya larangan mudik dan tidak ada kendaraan umum dan pribadi yang bisa mengantarnya karena masih PSBB dan larangan Mudik.
Perayaan Idul Fitri tahun ini adalah yang paling menyedihkan gara-gara corona, sehingga semua orang merasakan dampaknya.
“Lebaran kali ini seperti tidak Lebaran, seperti hari-hari biasa saja, dan menyedihkan karena tidak dapat kumpul sama keluarga di kampung” kata Oni kepada integritasonline.com, Harapan Indah- Bekasi, Minggu (24/05).
Oni melaksanakan salat Idul Fitri sendirian di kamar kosnya bersama anak bungsungnya, sehabis solat untungnya bisa bersilaturahmi dengan anak dan saudara di Bandarlampung-Lampung melalui video call.
“Sedihnya ga terkatakan, namun kita musti sabar karena ini bagian dari ujian” Ujarnya (CPK)







































