Ibu-ibu di Bogor Beli Baju Lebaran Menggunakan Uang Bansos

0
29
Ilustrasi

Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkap ada penerima dana bantuan sosial (bansos) pandemi Virus Corona (Covid-19) membelanjakan uangnya untuk membeli baju lebaran.

Hal itu ia ketahui saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Anyar, Bogor, Minggu (17/5). Bima pun memerintahkan anak buahnya untuk mengambil sampel dengan memeriksa Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang-orang yang sedang berbelanja di sana dengan aplikasi database Salur.

“Kami ambil beberapa sampel saja, saya perintahkan tolong ambil yang kantong plastiknya belanja lebaran. Begitu dapat, kita cek NIK-nya, KTP-nya,” kata Bima dalam Pengarahan dan Diskusi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor yang disiarkan langsung akun Instagram @kemendagri, Selasa (19/5). “Kira-kira [ada] enam dari 10 ibu-ibu terdaftar penerima bantuan,” lanjutnya.

Bima mengaku tak habis pikir dengan fenomena itu. Terlebih, saat Pemkot Bogor berjibaku mengotak-atik anggaran Rp42 miliar agar bisa membantu mencukupi kebutuhan pokok 23 ribu keluarga miskin di wilayahnya selama pandemi.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menduga ada dua kemungkinan, yaitu penyaluran tidak tepat sasaran atau penerima bansos tidak bijak menggunakan uang.

“Karena itu saya minta beberapa tahan dulu [belanja], setelah lebaran baru [bisa],” ucapnya.

Dalam sidak di Pasar Anyar, Bima Arya menemukan banyak kios yang tidak menjual kebutuhan pokok masih buka saat PSBB. Dia menutup kios-kios yang tidak dikecualikan dalam aturan PSBB.

“Kalau masih terpikir untuk jalan-jalan dan pakai baju baru keterlaluan, menyakiti orang kelaparan. Kita berjuang agar orang tidak tertular,” kata Bima, Minggu (17/5). (INT)

Leave a Reply