Motor Listrik Gesits, Diproduksi Massal Januari 2019

0
450
Motor Listrik Gesits, Diproduksi Massal Januari 2019

Seperti namanya, saya cukup gesit menjajal sepeda motor ini di halaman istana, pagi tadi. Memang perlu penyesuaian karena tak ada suara knalpotnya, sementara saya terbiasa yang greng, greng, greng. “Tapi namanya sepeda motor listrik, suaranya haluuus sekali,” tulis Jokowi dalam media sosialnya.

Gesits telah melalui serangkaian uji coba. Bahkan, motor listrik yang rencananya diproduksi massal Januari 2019 mendatang itu sudah diuji jalan jarak jauh dari Jakarta sampai Bali. Selama pengujian jarak jauh itu tidak ada kendala sama sekali.

“Yang menggembirakan, Gesits adalah brand dan prinsipal 100 persen Indonesia untuk sepeda motor listrik. Gesits digerakkan oleh baterai lithium ion dan dapat menempuh jarak sekitar 70 kilometer untuk satu kali pengisian baterai selama kurang lebih tiga jam. Baterai itulah satu-satunya komponen motor yang masih diimpor oleh Gesits. Saya berharap, ke depannya, komponen itu juga diproduksi di dalam negeri,” tulis Jokowi.

Jokowi bahkan tertarik dengan motor listrik buatan anak bangsa ini. Serius, dirinya ingin meminang 100 motor listrik Gesits.

“Ini kalau sudah diproduksi saya beli pertama, saya akan beli 100, serius!” kata Jokowi pagi tadi.

Direktur PT Gesits Technologies Indo Zaki Nahdi Saleh mengatakan pihaknya sudah menerima pemesanan dari motor listrik Gesits. Padahal, motor ini belum diluncurkan.

“Kalau dari sisi pasar kita sudah ada pre-order. Sampai 30 ribu. Ini belum publish harga kan,” kata Zaki di Komplek Istana, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Harga resmi Gesits juga belum diumumkan. Diharapkan, motor listrik murni karya anak bangsa itu bisa lebih kompetitif dari segi harga.

“Kita mengharap bahwa harga pasar bisa di bawah kompetitor yang sekelas motor konvensional,” sebut Zaki.

Zaki pun membocorkan kisaran harga Gesits. Menurutnya, motor listrik Gesits bisa dijual dengan harga Rp 20 jutaan.

“Kalau dari kita, dari industrinya kurang lebih di Rp 20 juta, kalau nanti kita jual ke pasar kurang lebih Rp 22-23 juta,” ungkapnya. (INT)