Tak Cukup Stabilitas, Pemred Integritas Desak Menkeu Purbaya Lebih Fokus

0
79
Pemred Integritas Hendrik Sinaga dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Pemimpin Redaksi Majalah Integritas, Hendrik A. Sinaga, S.H., M.H., menilai kinerja Menteri Keuangan Purbaya perlu didorong agar lebih kencang, fokus, dan responsif dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional yang semakin kompleks.

Menurut Hendrik, tekanan ekonomi global, pelemahan daya beli masyarakat, serta meningkatnya kebutuhan fiskal nasional menuntut kepemimpinan yang lebih agresif dan berorientasi pada hasil nyata.

“Situasi ekonomi tidak sedang baik-baik saja. Menteri Keuangan harus tampil lebih kuat, cepat mengambil keputusan, dan fokus pada sektor-sektor strategis yang langsung berdampak pada rakyat,” ujar Hendrik kepada Integritas, Jumat, 30 Januari 2026

Ia menyoroti bahwa kebijakan fiskal tidak cukup hanya berhenti pada stabilitas makro, tetapi harus mampu menjawab keresahan publik, terutama terkait beban pajak, efisiensi belanja negara, serta keberpihakan pada UMKM dan sektor produktif. Menurutnya, masyarakat menunggu langkah konkret, bukan sekadar narasi optimisme.

“Keuangan negara adalah jantung pemerintahan. Jika ritmenya lambat dan tidak fokus, maka seluruh sistem akan ikut melemah. Menteri Keuangan harus memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar bekerja untuk kepentingan publik,” Ujar Hendrik yang juga direktur eksekutif Integritas studies Center (ISC).

Hendrik juga mengingatkan pentingnya transparansi dan komunikasi publik yang lebih terbuka. Di tengah isu defisit, utang negara, dan tekanan APBN, masyarakat membutuhkan penjelasan yang jujur dan mudah dipahami agar kepercayaan tetap terjaga.

Sebagai media yang konsisten mengawal isu integritas dan tata kelola pemerintahan, Majalah Integritas mendorong Kementerian Keuangan untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan memastikan kebijakan fiskal selaras dengan agenda pembangunan nasional.

“Ini bukan soal kritik personal, tetapi dorongan agar Menteri Keuangan bekerja dengan kecepatan dan fokus yang sebanding dengan besarnya tantangan bangsa,” pungkas Hendrik. (RM)