Dies Natalis GAMKI ke-59: Pemuda Harus Memberikan Kedamaian Di Tanah Papua Dan Bangsa Indonesia

0
11
Ketua GAMKI Willem Wandik menyampaikan bahwa pemuda harus terus dapat memberikan kedamaian di Tanah Papua dan umumnya kedamaian Bangsa Indonesia.

Dewan Pimpinan Pusat GAMKI menyelenggarakan Ibadah Perayaan Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-59 di Hotel Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat siang, 30 April 2021.

Acara yang mengusung tema “Meneguhkan nasionalisme dan ekumenisme dengan nilai-nilai Pancasila” dimulai dengan doa dan pelayanan firman Tuhan oleh Ps. Dr. Joshua Tumakaka. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars GAMKI.

Sejumlah tokoh hadir diantaranya Dubes Rusia untuk Indonesia yang diwakili oleh Dimitry Morozenkov, Kapolri yang diwakili oleh Kabintelkam Komjen Pol Paulus Waterpauw, Menag Yaqut Cholil Qoumas yang diwakili Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, Ketum MPH PGI Pdt. Gomar Gultom, dan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto.

Dalam kesempatan ini, acara juga diadakan secara virtual (zoom). Sejumlah tokoh yang turut hadir diantaranya Dubes Rusia untuk Indonesia yang diwakili oleh Dimitry Morozenkov, Kapolri yang diwakili oleh Kabintelkam Komjen Pol Paulus Waterpauw, Menag Yaqut Cholil Qoumas yang diwakili Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, Ketum MPH PGI Pdt. Gomar Gultom, dan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto.

Ketua GAMKI Willem Wandik menyampaikan bahwa pemuda harus terus dapat memberikan kedamaian di Tanah Papua dan umumnya kedamaian Bangsa Indonesia. Dalam menyelesaikan persoalan di tanah Papua, harus dengan pendekatan Humanis.

Dijelaskan Willem Wandik, GAMKI adalah organisasi pengkaderan yang mempersiapkan anggotanya dalam berbagai bidang pelayanan di Indonesia. Lahirnya GAMKI melalui perjalanan sejarah yang amat panjang dan mengikuti perjalanan sejarah bangsa. GAMKI memiliki tujuan mengabdi kepada Tuhan dalam peribadatan, sosial, dengan selalu berharap kasih Kristus.

“GAMKI dan Pemuda Indonesia janganlah terpecah belah, Indonesia mesti bersatu. GAMKI terus berpelayanan, berkarya untuk Indonesia maju,” kata Willem Wandik.

Acara dimulai dengan doa dan pelayanan firman Tuhan oleh Ps. Dr. Joshua Tmakaka.
GAMKI senantiasa memberi kedamaian di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.

Sementara itu, Dirjen Bimas Kristen, Thomas Pentury berharap GAMKI senantiasa memberi kedamaian di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.

“GAMKI dapat memaknai yang harus dilakukan sebagai gerakan pemuda. Ini penting bagi GAMKI. Tugas GAMKI tidak terlepas dari tugas pemerintahan di tengah perkembangan zaman,” kata Thomas Pentury.

Sebagai sebuah gerakan, lanjut Thomas Pentury, GAMKI diibaratkan sebagai ‘Pendulum’ yang bergerak ke kiri dan ke kanan. GAMKI harus berada di tengah, karena ini merupakan sikap moderat. Bilamana bergerak terlalu ke kiri atau terlalu kanan bisa terjebak dalam posisi ekstrem.

“Moderat itu lahir harus ada dialog antar agama. Jika tidak ada dialog, maka kehidupan keagamaan itu akan stagnan,” jelas Thomas Pentury.

(IN)

Leave a Reply