ISC : Negara Tak Boleh Kalah dengan Aksi Premanisme Berkedok Ormas

0
25

Pembangunan Pabrik BYD di Subang digangu para Ormas padahal investasi disana sangat besar dan tentunya membuka lapangan pekerjaan dan pendapatan bagi daerah, namun pelayanan dan keyamanan para investor tidak jaga dengan baik oleh aparat pemeritah setempat  baik dari polisi pamong maupun dari kepolisian.

Belum selesai kasus subang sudah muncul berita anggota Satreskrim Polres Metro Depok dianiaya hingga 3 mobil dibakar oleh masa yang mengaku dari organisasi masyarakat.

Rupaya kasus penganiayaan dan pembakaran dikarenakan Polres Metro Depok  saat hendak menangkap tersangka berinisial TS, sosok TS yang ditangkap merupakan Ketua Ormas GRIB Jaya Kelurahan Harjamukti, Kota Depok.

Polisi akhirnya telah menangkap 6 tersangka penganiayaan dan pembakaran mobil polisi ini. Empat pelaku lainnya sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang.

Direktur Eksekutif ISC Hendrik Sinaga, SH,MH mengatakan kondisi seperti ini sangat mengkwatirkan bagaimana tidak, Aparat penegak hukum saja mereka lawan dan bukan cuman melawan mereka dapat melakukan aniaya dan pembakaran asset milik kepolisian dan sangat jelas mereka tidak merasa takut untuk melakukannya karena merasa memiliki masa dan dukungan kuat.

“Ormas yang berani anarkis tentunya kalau tidak ada penindakan yang keras tentunya kejadian seperti ini akan terus terulang” Ujar Hendrik kepada redaksi dikantornya, Senen, (21/04/2025)

Jadi pemerintah baik pusat dan daerah tentunya harus tegas sebenarnya organisasi masyarakat ada aturan yang melekat pada organisasi tentunya semua pihak harus memikirkan agar kedepan organisasi masyarakat yang bersikap anarkis diberikan hukuman yang setimpal dan negara tidak boleh kalah oleh oknum-oknum ormas, masih banyak organisasi masyarakat yang betul betul bekerja dengan baik untuk pelayanan kepada masyarakat dan negara.

“Jangan karena ormas yang anarkis merusak ormas yang betul-betul peduli pada masyarakat negara jangan takut dan kalah sama ormas anarkis” Tutup Hendrik. (JS)