Keterangan Baru dari Kesaksian Bharada Eliezer

0
14

Ada beberapa poin penting yang dikatakan Bharada Eliezer dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir Josua hari ini, Selasa (30/11/2022).

Eliezer mengaku belum terlalu mengenal Kuat Maruf dan tidak ada kedekatan sama sekali diantara mereka. Ia baru mengenal Kuat Maruf sekitar bulan April 2022 dan Eliezer menjadi ajudan Sambo baru pada November 2021. Semenjak November 2021 sampai April 2022, Eliezer tidak pernah melilhat Kuat Maruf. Karena Kuat Maruf semenjak pandemi pulang ke kampung dan baru kembali pertengahan April 2022. Namun Eliezer mendapat informasi bahwa Kuat Maruf merupakan ART Ferdi Sambo sejak lama. Eliezer juga mengatakan Kuat Maruf tidak lama berada di Jakarta, karena Kuat Maruf lebih sering berada di Magelang.  Sedangkan hubungan Eliezer dengan Rizky Rizal hanya sebatas ajudan.

Poin penting lainnya adalah Eliezer mengatakan Ferdi Sambo dan Putri Candrawathi tidak tinggal satu rumah. Putri berada di rumah jalan Saguling, sedangkan Ferdi Sambo berada di rumah jalan Bangka.

Yang juga menjadi perhatian adalah Eliezer tidak setuju dengan keterangan saksi-saksi sebelumnya yang mengatakan ada pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.

Selain itu Eliezer pun menyebut hubungan Sambo dengan Yosua sangat baik. Dia menyebut keduanya tidak pernah ada masalah apa pun. “Sepanjang saudara ketahui, bagaimana hubungan FS dan korban?” tanya hakim.

“Baik Yang Mulia. Saya tidak pernah melihat permasalahan,” jawab Eliezer. Eliezer dalam sidang ini menjadi saksi dalam perkara Biripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf. Eliezer juga didakwa bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, dan Bripka Ricky Rizal melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat. Eliezer disebut dengan sadar dan tanpa ragu menembak Yosua.

Dalam perkara ini, para terdakwa didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.