Setelah sekian minggu Sobat Jarwo ( Solidaritas Sahabat Jaringan Legowo) mengadakan kegiatan Posko Pengaduan tentang KJP, KJMU , PKH dll di berbagai wilayah (RW dan Kelurahan) Kota Jakarta, berkolaborasi dengan segenap tokoh masyarakat tingkat RT/RW.
Tio Martha Maryke, SE. (Ketum Sobat Jarwo) mendapatkan banyak sekali temuan permasalahan warga yang terabaikan.
Diantara temuan tersebut adalah banyak warga yang kurang mampu tidak mendapatkan prioritas bantuan namun warga yang mampu mendapatkan bantuan KJP, KJMU, PKH dll
“Belum lagi pemahaman warga tentang pentingnya mengajukan/melaporkan setiap problem administrasi warga atas program Pemda Jakarta yg langsung bersentuhan tiap keluarga, dan Masih banyak lagi temuan lainnya yang tidak dapat saya rinci”, ujar Martha panggilan akrab Ketum Sobat Jarwo di posko pengaduan, Jakarta, Selasa, (28/01/2025).
Martha berpandangan, Selayaknya sistem update data untuk masalah masalah sosial, pendidikan, seperti KJP, KJMU, PKH dan produk bantuan lainnya itu harus dari bawah dengan melibatkan segenap elemen masyarakat (ormas, relawan, tokoh masyarakat) lalu disalurkan kepada pihak pihak terkait atas klasifikasi masalah masyarakat yg dilaporkan.
Hal tersebut sangat berguna selain Pemda Jakarta terbantu, validitas permasalahan lebih terjamin dan fungsi kontrol dari masyarakat atas problem yang dilaporkan lebih tergaransi untuk penyelesaiannya dengan diawasi oleh segenap elemen masyarakat tersebut, ungkap Martha
Oleh karena itu saya, Tio Martha Maryke, selaku Ketua Umum Sobat Jarwo sangat berharap kepada pemerintahan DKJ Jakarta yang akan dilantik 6 Februari 2025 yaitu Bapak Pramono Anung dan Rano Karno untuk membenahi dan memperhatikan masalah diatas sesuai janji – janji kampanye nya. (Ronal)







































