Miris, 9 Tewas Akibat Odong-Odong Ditabrak Kereta Api

0
10
Polres Serang Olah TKP Kecelakaan odong-odong tetabrak kereta api

Korban tewas odong-odong ditabrak kereta api di Kragilan, Serang, Banten, berjumlah sembilan orang. Tiga orang korban di antaranya anak-anak dan enam ibu-ibu.

“Ada tiga anak-anak, sisanya ibu-ibu,” kata Kabid Pelayanan RS dr Drajat Prawiranegara (RSDP), Serang, Efrizal, kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Proses identifikasi masih dilakukan di kamar jenazah RSDP. Pihak keluarga maupun kerabat korban tampak menunggu di depan tuang jenazah. Para korban tiba di RSDP Serang sekitar pukul 12.00 WIB.

“Ini tinggal tiga lagi berproses. Setelah itu kita akan hubungi kepolisian. Saya kira kepolisian tidak sulit mengidentifikasinya, ada barang bukti,” ujarnya

Sejauh ini, belum ada informasi tambahan jumlah korban tewas akibat odong-odong ditabrak kereta api tersebut.

Diketahui, odong-odong ditabrak kereta api (KA) di Kragilan, Kabupaten Serang, sekitar pukul 11.00 WIB. Polisi menyebut odong-odong tersebut overkapasitas.

Jumlah penumpang odong-odong diperkirakan berjumlah 20 orang. Odong-odong tersebut melaju dari arah Kecamatan Walantaka menuju Kecamatan Kragilan.

Polres Serang mengamankan sopir odong-odong buntut kecelakaan dengan kereta api yang menewaskan sembilan orang penumpang. Sopir berinisial JL yang selamat atas kecelakaan maut itu masih diperiksa polisi.

“Sopir kami amankan di Polsek Kragilan, sopir atas inisial Bapak JL,” kata Kasat Lantas Polres Serang AKP Tiwi Afrina di lokasi, Serang, Selasa (26/7/2022).

Status sopir masih dimintai keterangan. Dia mengatakan sopir dalam kondisi selamat dan tidak ada luka-luka. (CPK)