Peristiwa Surabaya Membara, Pihak Penyelenggara Tidak Pernah Berkoordinasi Untuk Menggelar Kegiatan

0
345
Tidak ada koordinas

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma turut menanggapi drama kolosal Surabaya Membara di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam, yang justru menjadi petaka. Menurut Risma, Pemkot Surabaya tidak pernah menerima surat pemberitahuan pihak penyelenggara Surabaya Membara. “Kita enggak tahu dama sekali, karena tidak ada izin atau surat pemberitahuan dan tak ada izin sama sekali,” kata Risma, Sabtu (10/11/2018). Risma menyebut baru mengetahui ada kegiatan itu seelah mendengar adanya korban jiwa akibat kecelakaan.

“Saya sudah tanya dan konfirmasi, mulai camat sampai asisten dan sekda semalam, tidak ada yang tahu,” ujarnya. Risma menegaskan, acara yang digelar setiap 9 November atau pada malam menyambut Hari Pahlawan tersebut, tidak pernah berkoordinasi dengan pemkot. Bahkan, kata Risma, sejak tahun 2011 digelar, pihak penyelenggara tidak pernah memberitahu atau berkoordinasi untuk menggelar kegiatan. “Kami tidak ada koordinasi, yang jelas tahun ini juga tidak ada koordinasi,” kata dia.

Meskipun begitu, Risma memastikan bahwa Pemkot Surabaya turut membantu dan menerjunkan beberapa personil BPB Linmas, 10 unit ambulans guna memberikan pertolongan bagi korban. “Kemarin langsung kita bawa 10 ambulans untuk kita sebar ke beberapa rumah sakit agar mempercepat penanganannya,” tutur Risma. Risma menambahkan, saat ini yang paling penting korban mendapatkan penanganan sebaik mungkin agar kondisi yang masih selamat bisa segera membaik. “Karena ada yang lukanya parah, ada yang kondisinya kritis, sekali lagi ini semampu kami dan akan kita rawat sampai tuntas,” tambah Risma.

Seperti diketahui, Drama Kolosal Surabaya Membara menyambut Hari Pahlawan menjadi kegiatan yang dinantikan warga Surabaya. Saking antusiasnya, beberapa orang nekat menyaksikan drama kolosal tersebut dari atas viaduk, tempat kereta api melintas. Kepanikan pun muncul saat kereta api melintas di viaduk tersebut. Sedikitnya ada tiga korban tewas dan 20 orang mengalami luka-luka karena tak bisa menghindar dari kereta api yang sedang melintas. (INT)