Polri : Kampung Tangguh di Malang, Layak Diterapkan Di Daerah Lain

0
32
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabarhakam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto

Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabarhakam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan konsep kampung tangguh Dusun Temu, Desa Sitirejo di Malang layak diadopsi. Oleh daerah lain, sebab  kampung tangguh yang melibatkan peran serta masyarakat dalam mencegah pandemi COVID-19.

Konsep yang menjunjung rasa gotong royong dan menumbuhkan kepedulian ini akan dikembangkan di seluruh Indonesia. Tak terkecuali Jawa Timur yang merupakan wilayah yang menjadi perhatian dalam penanganan COVID-19.

“Jawa Timur ini merupakan zona merah, untuk membangun seperti kampung tangguh  ternyata sangat luar biasa membantu,” Ujar Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5/2020).

Komjen Pol Agus, melihat dampak positif kampung tangguh, diharapkan desa lain dapat melakukan hal serupa dengan memenuhi kriteria tangguh kesehatan, SDM, logistik pangan, informasi, keamanan, psikologi, dan budaya.

“Kalau ini dikembangkan sangat efektif, kalau setiap desa memiliki tujuh ketangguhan tadi, insyaallah menjadi kekuatan yang luar biasa di Jawa Timur yang merupakan penopang ekonomi wilayah timur,” sambungnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Agus memberikan bantuan pada relawan kampung tangguh Desa Sitirejo agar terus berinovasi. Agus jug melihat kelengkapan yang dimiliki kampung ini mulai dari ketersediaan APD untuk evakuasi pasien COVID-19, kesiapan petugas pemulasaran jenazah, lumbung pangan dan ruang isolasi yang telah disiapkan desa setempat.

Penanganan COVID-19 ini menurutnya harus melibatkan semua pihak, oleh karena itu ia mengapresiasi sinergi yang dilakukan pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat.

“Ini secara sadar mengembangkan daya tahan masyarakat dan membangun kesiapan masyarakat melawan segala hal, mulai menjaga keamanan dan juga ketahanan pangan,” paparnya.  (CPK)