Siap Amankan Pileg dan Pilpres 2019, TNI adalah bentengnya NKRI

0
370
NKRI harga mat

Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menegaskan netralitasnya dalam pemilu 17 April 2019. TNI juga akan bertindak tegas apabila ada yang mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya, panglima TNI didampingi oleh kepala staf angkatan, dan komandan pasukan khusus TNI, menyatakan bahwa TNI dan jajaran siap mengamankan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019. Kami menekankan bahwa politik TNI adalah politik negara, TNI netral dalam pelaksanaan Pileg maupun Pilpres 2019,” tutur Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hal itu dikatakan dia usai menyaksikan latihan penanggulangan tetorisme Satgultor TNI tahun 2019 di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (9/4/2019). Turut mendampingi Panglima, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Yustina.

Hadi mengatakan, TNI beserta jajaran tidak ikut campur dalam pemilu legislatif dan pemilu presiden tahun 2019. TNI siap bertugas mengamankan seluruh jalannya pemilu 2019.

Dia juga memastikan, TNI akan melakukan tindakan tegas pada siapa pun yang mencoba mengganggu stabilitas negara.

“Saya ingin memastikan bahwa jika ada pihak-pihak yanh mengganggu stabilitas politik, jalannya demokrasi, mengganggu NKRI, menganggu pancasila, menganggu UUUD 1945, dan menganggu bhineka tunggal ika maka akan berhadapan dengan TNI,” katanya.

Hadi menjelaskan, tugas TNI sebagai benteng negara akan menjaga keutuhan negara dengan segala tumpah darah TNI. “Ingat, TNI adalah bentengnya NKRI. NKRI harga mati,” ujarnya. (INT)