Tapanuli Utara di Guncang Gempa, 1 Tewas, Puluhan Rumah/Gedung Rusak Parah

0
113
Bupati Taput Meninjau Lokasi Terdampak Gempa

Wilayah Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara diguncang gempa bumi tektonik magnitudo 5,8 pada Sabtu 1 Oktober 2022 pukul 02.28.41 WIB. Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyatakan penyebab gempa adalah patahan geser sesar Sumatra segmen renum.

“Jadi patahan besar Sumatra ini terjadi menjadi beberapa segmen. Dan yang bergerak tadi pagi adalah segmen renun,” kata Kepala Pusat BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring.

Dwikorita menyebutkan dari hasil analisis BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,11° LU ; 98,83° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada kedalaman 10 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas sesar besar Sumatra segmen renun. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip ),” ujarnya.

Dwikorita menyatakan BMKG terus memonitor gempa susulan dan apakah gempa dapat meluas ke Danau Toba.

“Titik merahnya itu mengarah ke barat selatan. Tapi untuk sementara tidak terdeteksi ke arah sana (Danau Toba). Dari sebaran gempa susulan ini lebih konsentrasi ke wilayah Tarutung, Toru dan sekitarnya bukan mengarah ke Danau Toba untuk saat ini. Jadi dari sebaran ini tidak terdeteksi mengarah ke sana. Tapi kami terus memonitor,” urainya

Gempa M 6,1 di Tapanuli Utara terasa hingga ke sejumlah daerah. Berdasarkan data dari BMKG, seperti Tarutung,Singkil,Sipahutar,Tapaktuan,Gunungsitoli.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Indra Sahat Hottua Simaremare menjelaskan, data sementara gempa bumi di Taput, yakni satu orang meninggal dunia, sembilan orang luka, kebakaran 18 kios di Pasar Sarulla, sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

“Tujuh korban luka sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Tarutung, sementara dua orang lainnya dirawat di puskesmas,” ujar Indra.

Sebelumnya, Pelaksana tugas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Daryono mengungkapkan, wilayah Tapanuli Utara diguncang gempa tektonik yang memiliki parameter terkini hasil analisis 5,8 magnitudo yang memiliki dampak getaran dan dirasakan oleh semua penduduk Taput. (CPK)