Tolak People Power, Merajut Kebersamaan Demi Keutuhan NKRI

0
296
silaturahmi bogor

People power didengungkan oleh beberapa pihak menyikapi hasil pemilu yang lalu telah menimbulkan keresahan sesama anak bangsa, menyikapi hal tersebut terlihat kelompak masyarakat mulai dari komunitas lintas agama, milineal dan kelompok masyarakat ramai-ramai tolak seruan itu.

Sikap ini tentunya sangat diharapkan masyarkat untuk menciptakan ketenangan diantara sesama anak bangsa, seperti silaturhami yang dilakukan para kelapa daerah dan tokoh yang mempuyai sikap yang bersebrangan saat pemilu 2019.

Wali kota Bogor sebagai tuan rumah mengatakan pertemuan lebih banyak untuk mencari titik temu dibandingkan menguraikan perbedaan.

“Kita kadang lupa masing-masing partai apa. Lebih banyak temu, titik temu. Hampir tidak ada perbedaan tadi. Semua punya titik temu di persoalan kebangsaan,” ucap Bima Arya di Museum Kepresidenan Balai Kirti, kawasan Istana Bogor, Bogor, Rabu (15/5/2019).
Dalam pertemuan silaturahmi itu, mereka sepakat menjaga perdamaian selama proses penghitungan dan penetapan hasil pemilu. Mereka tidak akan melakukan tindakan yang memperuncing perbedaan.

Pertemuan itu diinisiasi oleh Bima. Turut hadir Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Selain itu, ada Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Wali Kota Tangerang Airin Rachmi Diany, Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid, serta Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono. (INT)