Tsunami Selat Sunda, Jokowi Perintahkan Jajaran Terkait Segera Lakukan Evakuasi dan Pendataan

0
309
Tsunami menerjang pantai di Selat Sunda

Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat di sekitar wilayah Banten dan Lampung untuk tetap tenang pascabencana tsunami di perairan Selat Sunda. Jokowi memastikan pemerintah maksimal dalam melakukan penanganan pascabencana.

“Agar
masyarakat tidak terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan,” ujar
Presiden Jokowi di Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah,
Minggu (23/12).

Jokowi sebelumnya telah menginstruksikan jajaran
terkait mulai dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri
Sosial, Panglima TNI, hingga Kepala Badan Nasional Penanggulangan
Bencana untuk langsung terjun ke lapangan melakukan evakuasi dan
pendataan.

“Saya juga telah memerintahkan untuk melakukan langkah-langkah
darurat menemukan korban dan juga melakukan perawatan secepat-cepatnya,”
imbuhnya.

Jokowi mengaku sampai saat ini masih terus memantau perkembangan terkini dari tim yang ada di lapangan.

“Saya
atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka yang
mendalam atas terjadinya korban yang setiap jam selalu saya ikuti
terus,” ucapnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyebut
korban tewas akibat tsunami yang menerjang Selat Sunda pada Sabtu
(22/12) malam bertambah menjadi 222 orang.

Kepala Pusat Data
Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menuturkan korban luka
yang semula berjumlah 584 orang juga menjadi 843 orang, sementara jumlah
orang hilang bertambah hingga 28 orang.

“Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Minggu 23 Desember pukul 16.00 WIB,” ucap Sutopo pada Minggu (23/12).

Sejauh ini, Sutopo memaparkan tidak ada warga asing yang menjadi korban tsunami kemarin malam. Korban dan kerusakaan materil terparah terjadi di empat kabupaten yakni Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, dan Tanggamus. (INT)

Leave a Reply