10 Fobia Yang Sangat Mengganggu Bagi Yang Hobi Traveling

0
16
foto : Shuttershock.com

Traveling atau melakukan perjalanan memang merupakan kegiatan yang menyenangkan dan disukai banyak orang meskipun sekarang ini terbatasi dikarenakan pandemi Covid-19.

Selain dikarenakan pandemi Covid-19, ternyata ada beberapa hal lainnya yang kemudian membuat sebagian orang terbatasi atau malah tidak dapat melakukan perjalanan seperti yang ia inginkan. Hal ini disebabkan adanya ketakutan berlebih seperti naik pesawat. Apakah ini bisa disebut fobia naik pesawat terbang?

Fobia sendiri jika dijelaskan secara panjang lebar sangat berbeda dengan rasa takut. Fobia adalah rasa takut berlebihan terhadap sesuatu yang biasanya tidak membahayakan.

Berikut 10 jenis fobia dalam traveling yang perlu Anda ketahui.

  1. Aerophobia (Fobia Naik Pesawat)

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab seseorang takut naik pesawat. Beberapa di antaranya yaitu karena takut akan ketinggian atau acrophobia, memiliki pengalaman buruk di masa lalu yang berhubungan dengan pesawat atau trauma, terlalu sering menonton berita tentang kecelakaan pesawat juga dapat membuat seseorang beranggapan bahwa transportasi tersebut tidak aman sehingga memunculkan kekhawatiran akan keselamatannya, dan sebagainya.

Penderita ini biasanya akan mengalami ketakutan berlebih saat akan atau sedang naik pesawat. Mereka biasanya akan merasa cemas dan tidak tenang, keringat berlebih, tubuh gemetar, dan wajah yang pucat.

Untuk mengatasi jenis fobia ini, alihkan pikiran Anda dengan kenangan-kenangan indah atau ajaklah ngobrol teman sebangku Anda. Bila tak juga teratasi, sebaiknya Anda mengikuti terapi Aerophobia.

2. Limnophobia

Orang yang mengidap Limnophobia sangat ketakutan pada danau, kolam, atau rawa-rawa. Lebih baik menikmati keindahan danau atau rawa-rawa dari kejauhan.

Mereka yang menderita Limnophobia bukannya tak bisa menikmati keindahan danau seperti Danau Toba atau Danau Ranukumbolo, hanya saja mereka akan ketakutan berlebihan saat mendekat danau apalagi menyentuh airnya.

3. Nomophobia

Kehidupan yang serba modern sekarang ini memang membuat manusia harus berhadapan dengan benda serba canggih. Bagi pengidap Nomophobia, mereka tidak akan bisa berlibur ke tempat-tempat terpencil yang tidak memiliki sinyal telepon atau internet.

Wisata di gunung, pelosok desa atau tempat relaksasi yang melarang membawa ponsel tentunya tidak akan jadi pilihan bagi Nomophobia.

4. Cryophobia

Orang yang mengidap fobia ini akan merasakan rasa takut berlebih terhadap udara dingin. Jangan pernah mengajak penderita Cryophobia untuk naik gunung. Apalagi mengajak mereka liburan ke Eropa pada musim dingin. Karena penderita fobia jenis ini sangat takut berlebih pada udara dingin.

Bila Anda mempunyai teman yang mengidap Cryophobia, yakinkanlah dia bahwa rasa dingin bisa dihilangkan dengan menggunakan baju-baju hangat.

5. Hodophobia

Penderita Hodophobia adalah orang-orang yang ketakutan bila harus melakukan perjalanan panjang atau liburan dalam waktu yang lama. Bukannya menikmati perjalanan saat traveling, penderita fobia ini akan tersiksa dan mengalami rasa cemas serta takut saat melakukan perjalanan panjang yang menyita banyak waktu.

Meski demikian, penderita fobia perjalanan atau liburan lama ini tetap bisa mengakali ketakutannya ini. Mereka bisa tetap jalan-jalan dengan catatan pilihlah destinasi wisata yang sangat singkat, tak jauh, dan tak membutuhkan waktu yang lama.

6. Acrophobia

Orang-orang yang phobia ketinggian disebut dengan Acrophobia. Si penderita Acrophobia biasanya akan sangat cemas, berkeringat dingin, bahkan kejang-kejang saat berada di ketinggian.

Penderita fobia tidak bisa diikutsertakan dalam kegiatan naik gunung, naik pesawat, atau bahkan naik wahana permainan di taman hiburan sekalipun. Fobia ketinggian bisa disembuhkan dengan cara hipnoterapi dengan menggunakan metode hipnosis.

7. Hydrophobia

Penderita Hydrophobia akan merasa ketakutan berlebih terhadap air. Mereka tidak akan pernah mau diajak ke pantai, kolam renang dan wisata alam terbuka lain yang berhubungan dengan air.

8 Enochlophobia atau Agoraphobia

Penderita phobia ini biasanya akan merasa panik dan terancam saat berada di tengah-tengah keramaian orang banyak, ketika berhadapan langsung dengan orang-orang asing yang belum terlalu mereka kenal baik.

9. Agrizoophobia

Penderita fobia ini akan merasakan ketakutan terhadap hewan liar yang akan mereka temui saat melakukan traveling ke tempat-tempat terbuka. Mereka merasa hewan-hewan liar dapat mengancam keselamatannya.

10. Amathophobia atau Koniophobia

Penderita fobia ini akan merasa takut berlebih terhadap debu. Mereka akan menghindari bersentuhan langsung dengan debu, yang biasanya langsung terhirup saat melakukan traveling di alam bebas.

Inilah 10 fobia yang cukup mengganggu terutama bagi mereka yang suka traveling. Jika kamu mengidap salah satunya, segeralah cari solusi untuk mengatasi rasa takutmu tersebut. Karena akan sangat disayangkan jika fobia sampai membatasi ruang gerakmu.

Jangan biarkan ketakutan-ketakutanmu membuatmu terhalang oleh hasrat wisata yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

IDN.

Leave a Reply