Aksi teror terhadap rumah ibadah di Indonesia kembali terjadi. Kejadian kali ini terjadi di Sulawesi Tengah Kabupaten Sigi Kecamatan Palolo Desa Lembatangoa. Peristiwa ini memakan 4 korban yang tewas dibunuh oleh sosok teroris yang menyerang Gereja Pos Pelayanan Lewonu Lembantongoa.
Petrus Sihombing selaku Ketua Hubungan Antar lembaga DPP TIM / Praktisi Hukum sangat prihatin dengan peristiwa yang dialami. Hal ini harus segera diusut dengan tuntas sampai benar benar diketemukan siapa dalang di balik aksi ini.
Petrus juga meminta kepada Pemerintah segera membentuk Satgas untuk mengungkap semua peristiwa ini yang melibatkan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Terorisme.
Dengan adanya peristiwa ini, negara belum bisa menjamin kebebasan dalam menjalankan ibadah nya, justru dengan adanya hal seperti ini Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta Perangkat Penegakan Hukum harus bisa berkolaborasi serta bersinergi bersama supaya tidak timbul lagi masalah masalah seperti ini di kemudian hari.
“Saya rasa kejadian ini merupakan aksi teror, saya mengutuk keras kejadian ini. Saya berharap Pemerintah lebih serius lagi untuk menciptkan suasana keharmonisan dalam menjamin kebebasan beragama,” tutur Petrus.
(IN)







































