Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan,Selasa (4/12/2018) hingga Rabu (5/12/2018).
Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, tidak ada toleransi kepada pelaku tindak pidana korupsi atau koruptor yang melarikan uang hasil korupsinya ke luar negeri.
Setelah melalui pembicaraan yang panjang, pemerintah telah memperoleh titik terang, dan sekarang pada tahap akhir untuk menandatangani Mutual Legal Assistance (MLA) antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Swiss.
“MLA ini merupakan legal platform untuk mengejar uang hasil korupsi dan money laundering yang disembunyikan di luar negeri,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dan Peresmian Pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi Tahun 2018, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12) pagi.
Acara diisi dengan dengan Konfrensi dan penandatanganan komitmen dengan 16 partai politik terkait implementasi system integritas partai politik, dengan Narasumber Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Ketua KPK Agus Rahardjo dan Mendagri Tjahjo Kumolo berbicara mengenai Integritas bisnis dalam strategi nasional pemberatasan korupsi.
Selain itu juga akan dihelat pameran anti korupsi dari sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah, akan ada peluncuran buku nantinya.
Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno (INT)







































