Jokowi Resmikan Renovasi Masjid Istiqal Bernilai 511 Miliar

0
16
Masjid Istiqlal

Presiden Joko Widodo meresmikan rampungnya proses renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Kamis (7/1) sore. Dengan biaya renovasi Masjid Istiqlal telah menghabiskan dana mencapai Rp 511 miliar. Renovasi itu, turut mengerahkan para pekerja sekitar 1000 orang dan rampung dalam 14 bulan.

Peresmian itu turut dihadiri oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan Masjid Istiqlal hari ini,” kata Jokowi dalam pidatonya.

Setelah itu, Jokowi turut memukul beduk dan menandatangani prasasti sebagai simbolisasi peresmian renovasi Istiqlal.

Pada pidatonya, Jokowi berpesan agar Masjid Istiqlal ke depannya bisa difungsikan sebagai sarana untuk meningkatkan iman takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ia juga berharap Istiqlal bisa menjadi contoh dan pelopor bagi masjid-masjid lain di seluruh dunia sebagai sarana yang berfungsi untuk membangun toleransi dan perdamaian.

“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, masjid Istiqlal harus jadi contoh dari masjid-masjid negara lain di dunia dalam mengembangkan syiar islam yang menyejukkan, membangun toleransi dan membangun perdamaian,” kata Jokowi.

Sementara itu Nasaruddin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah melakukan renovasi Istiqlal secara masif. Ia mengungkapkan selama 42 tahun, Istiqlal belum tersentuh renovasi secara besar-besaran seperti saat ini.

Nasaruddin juga mengucapkan terima kasih kepada Jokowi usai dibangunnya Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral sebagai simbol toleransi antarumat beragama. Terowongan Silaturahmi itu menjadi salah satu bagian proyek dalam renovasi Istiqlal. Nasaruddin berharap Terowongan Silaturahim itu bisa menjadi salah satu simbol Ibu Kota Indonesia.

“Kami bayangkan akan ada semacam diorama yang menampilkan potret toleransi dan nilai-nilai kemanusiaan kebanggaan Indonesia,” kata Nasaruddin.

Masjid Istiqlal sendiri dibangun pada tahun 1961 lalu. Masjid yang dilabeli sebagai terbesar di Asia Tenggara itu dibangun oleh seorang Arsitek beragama Nasrani bernama Fredrich Silaban. Istiqlal sendiri memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 200 ribu jemaah. (IRS)

Leave a Reply