Konferensi RAIF 2018 di Jakarta Hasilkan Tiga Kesepakatan

0
395
RAIF meningkatkan komunikasi yang lebih baik antara negara-negara anggota

Jakarta menjadi tuan rumah konferensi RAIF  tahun 2018. Dalam konferensi yang diadakan, Rabu (28/11) menghasilkan tiga kesepakatan, yaitu:  (1) Melakukan penjajagan mengundang  negara-negara di Asia Tenggara seperti Thailand untuk menjadi anggota baru RAIF sebagai observer di tahun mendatang; (2)  Melaksanakan Konferensi Anggota RAIF tetap setiap tahun sekali; dan (3) menetapkan Brunai Darussalam sebagai tuan rumah untuk Konferensi RAIF berikutnya di tahun 2019.

Demikian disampaikan Ir. Agus G. Kartasasmita, FCBArb. Ketua IarbI (Indonesian Arbitrators Institute), dalam keterangan pers di Shangri-La Hotel di Jakarta, Rabu. Turut mendampingi Agus, Dr.Jafar Sidik,FCBArb.  dan Ir.Ahmad Rizal,FCBArb. Dewan Pengurus IArbI ini bertindak sebagai Tuan Rumah Konferensi RAIF (2018).

Rangkaian Konferensi RAIF, hari ini 29 Nopember 2018 dilaksanakan Joint Seminar Internasional antara IArbI – Indonesian Arbitrators Institute dengan BANI Arbitration Center. Semua Anggota Konferensi RAIF diundang mengikuti Joint Seminar Internasional tersebut.

Menurut Agus, Indonesia, Tahun 2007 melalui BANI Arbitration Center adalah Inisiator RAIF, Regional Arbitral Institutes Forum. BANI Arbitration Center  memprakarsai bersama-sama dengan MIArb Malaysia, SIArb Singapore, IAMA Australia, HKIArb Hongkong, dan AABD Brunai Darussalam berinisiatif mendirikan RAIF – Regional Arbitral Institutes Forum.

RAIF merupakan Perkumpulan Lembaga Arbiter di Wilayah Asia Tenggara ditambah Hongkong, Australia dan Selandia Baru. RAIF bertujuan untuk meningkatkan komunikasi yang lebih baik antara negara-negara anggota untuk saling menukar informasi yang bermanfaat untuk perkembangan pembangunan di masing-masing negara anggota RAIF.

Pelaksanaan Konferensi dilakukan secara bergiliran di antara anggota RAIF. Tahun 2012, Indonesia menjadi tuan rumah ke-6 Konferensi RAIF di Bali. Pada tahun yang sama, sesuai dengan karakteristik kelembagaan, maka keanggotaan BANI Arbitration Center dalam RAIF kemudian dialihkan ke IArbI, Indonesian Arbitrators Instute.

Pada tahun-tahun berikutnya, Konferensi RAIF dilakukan secara bergiliran:  Tahun 2013, sebagai anggota baru yang menjadi tuan rumah dilaksanakan Konferensi di Kota Cebu Pilipina,  Tahun 2014 di Singapore, Tahun 2015 di Kuala Lumpur, Malaysia, Tahun 2016 di Sydney, Australia,  dan tahun lalu 2017 di Hongkong dan tahun ini, 2018 Konferensi RAIF dilaksanakan di Jakarta, Indonesia.

Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan profesi arbitrator diharapkan dan sangat diperlukan untuk senantiasa meningkatkan kualitas kemampuan dari para arbitrator. Anggota RAIF juga diharapkan kemungkinan untuk terus menambah memperluas anggota RAIF serta meningkatkan dan memperluas sebagai forum komunikasi di antara lembaga-lembaga arbitrase.

Anggota RAIF juga diharapkan kemungkinan untuk terus menambah memperluas anggota RAIF serta meningkatkan dan memperluas sebagai forum komunikasi di antara institut arbitrator.

Selain meningkatkan kualitas/kemampuan para arbitrator, sebagai institut arbitrase, juga memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai arbitrase kepada para pelaku usaha dan komunitas hukum.

Melalui Arbitrase diharapkan dapat memberikan konstribusi bagi perkembangan bisnis di negara-negara anggota RAIF dan mendorong percepatan kesejahteraan ekonomi. Diharapkan terdapat banyak pandangan ide-ide yang dapat dibicarakan. Diharapkan Konferensi RAIF sebagai batu loncatan jauh ke depan yang lebih baik untuk RAIF.

Menurut Agus terdapat dua agenda utama dalam Konferensi RAIF kali ini (28-11-2018),    yaitu: pertama, Country Reports; dan kedua, Presidential Meeting.

Masing-masing anggota RAIF  mulai dari HKIArb Hongkong, AABD Brunai Darussalam, IArbI Indonesia, MIArbi Malaysia, PIArb Philippina, SIArb Singapura, Resolution Institute Australia dan Selandia Baru secara bergiliran menyampaikan  kondisi dan perkembangan arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa di masing-masing negara anggota RAIF. (INT)