Massa Bela NKRI Kepung Asrama Papua, Polisi Lakukan Evakuasi

0
357
mahasiswa papua bentrok ormas bela NKRI

Buntut aksi mahasiswa Papua di Surabaya merayakan Hari Kemerdekaan Papua Barat di Jalan Pemuda, Sabtu (1/12), 233 orang diperiksa di Polrestabes Surabaya. Mereka menuntut agar rakyat Papua diberi kebebasan menentukan nasibnya. Para mahasiswa juga sempat membawa atribut Bintang Kejora saat melakukan aksi.

Setelah didata dan diperiksa selama 18 Jam, ratusan mahasiswa tersebut akhirnya dibebaskan dan mereka kembali ke asrama papua di jalan Kalasan, mendengar bahwa para mahasiswa tersebut dibebaskan ratusan dari Ormas  bela NKRI berang, merekapun mendatangi asrama papua melakukan pengepungan.

Untuk mengantisipasi bentrokan antara mahasiswa Papua dan massa dari berbagai ormas, pihak kepolisian  akhirnya melakukan evakuasi  pada minggu dinihari (2/12/2018).

Terdapat seorang WN Australia Harman Ronda Amy juga turut diamankan. Pihak Imigrasi sedang memeriksa motif dan tujuan Ronda datang ke Indonesia dan terlibat dalam aksi yang dilakukan mahasiswa Papua.

Berdasarkan penyelidikan dari akun medsos, Ronda bernama Ronda Doggett, banyak memiliki postingan dan foto terkait dukungan kepada Papua Merdeka.

“Postingan dan foto yang diunggah oleh akun Ronda Doggett banyak terkait dengan dukungan gerakan Papua Barat Merdeka,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Para mahasiswa yang datang dari beberapa kota dikembalikan lagi daerahnya masing-masing. Proses evakuasi mahasiswa Papua ini mencekam lantaran massa Bela NKRI terus berdatangan dan ingin memastikan kebenaran bahwa mahasiswa tersebut benar-benar dipulangkan. Polisi pun terpaksa mengevakuasi dengan 2 bus menuju kota terdekat dan Terminal Purabaya.

“Total 153 mahasiswa Papua dari kota lain kita evakuasi. Kami beri waktu 1 jam untuk berkemas mengambil barang-barangnya,” tegas Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudy Setiawan saat terjun ke lokasi mengawal jalannya evakuasi.

Selama kurang lebih 3 jam Jalan Kalasan ditutup, akhirnya dibuka kembali. Ratusan ormas Bela NKRI yang mengepung asrama mahasiswa Papua membubarkan diri. Polisi dari Brimob Polda Jatim yang bersenjatakan lengkap juga berangsur meninggalkan lokasi. (INT)