Presiden Jokowi Berharap Virus Corona Turun Pada Bulan Mei

0
55
Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi)  menggelar rapat kabinet paripurna membahas penanganan virus Corona (COVID-19). Jokowi menargetkan kurva kasus positif virus Corona turun pada Mei 2020.

Pemerintah pun harus siap diawasi masyarakat dalam penanganan virus COVID-19 ini. Instruksi-instruksi tersebut disampaikan Jokowi saat membuka rapat kabinet paripurna seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/5/2020).

“Target kita di bulan Mei ini harus betul-betul tercapai, sesuai dengan target yang kita berikan, yaitu kurvanya sudah harus turun. Dan masuk pada posisi sedang di Juni, di bulan Juli harus masuk posisi ringan. Dengan cara apa pun,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan upaya tersebut harus dilakukan semua pihak. Bukan hanya oleh pemerintah, Jokowi juga ingin masyarakat ikut terlibat dalam penanganan Corona.

“Saya yakin, jika kita bersatu, jika kita disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, semua rencana yang sudah kita siapkan yang lalu bisa mengatasi COVID secepat-cepatnya,” sambung Jokowi.

Jokowi menegaskan negara yang berhasil mengatasi virus Corona akan menjadi pemenang. Untuk itu, dia meminta seluruh jajarannya mengerahkan semua kekuatan untuk mengendalikan virus Corona.

“Saya ingin mengingatkan fokus kerja yang paling utama sekarang ini tetap pada mengendalikan COVID secepat-cepatnya. Menurunkan secepat-cepatnya. Saya melihat negara yang akan menjadi pemenang adalah negara yang berhasil mengatasi COVID-19. Untuk itu, semua menteri, kepala lembaga, Panglima TNI, Kapolri, saya minta mengerahkan semua tenaga dan mengerahkan semua energi, mengerahkan semua kekuatan untuk mengendalikan COVID dan menangani dampak yang menyertainya,” ujar dia.

Jokowi menambahkan, karena itu, dalam menjalankan hal tersebut, pemerintah harus siap diawasi dan dipantau oleh seluruh pihak, termasuk masyarakat.

“Tapi, dalam menjalankan tugas ini, pemerintah dan kita semua harus siap diawasi, siap dikontrol. Bukan hanya oleh lembaga negara seperti DPR dan BPK, tetapi juga oleh seluruh masyarakat,” tambahnya. (CPK)