PSSI Segera Gelar Kongres Luar Biasa (KLB)

0
297
PSSI segera gelar KLB

Pihak kepolisian tidak bisa mencampuri urusan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Untuk urusan itu KLB harus pertimbangkan sikap FIFA,” ungkap Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Pemerintah
sekalipun tidak bisa melakukan intervensi terhadap keinginan anggota
PSSI termasuk 2/3 pemilik suara untuk menghelat KLB.

“Kalau KLB
ini menyangkut internal PSSI. PSSI memiliki statuta, statuta itu tidak
boleh diintervensi oleh pemerintah,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta
Selatan, Rabu (20/2/2019).

Dia
menegaskan, Satgas Antimafia Bola bakal melakukan penyelidikan sesuai
kewenangan. PSSI fokus melakukan penyelidikan dan pengusutan terhadap
kasus pengaturan skor di Liga Indonesia.

“Satgas Antimafia bola
fokus menangani masalah terhadap macth fixing atau pengaturan skor dalam
berbagai liga, ini fokusnya,” papar dia.

Dedi sendiri mendukung KLB. Sehingga nanti menghasilkan komitmen dan konsisten membangun prestasi sepakbola nasional.

“KLB
itu internal PSSI, silahkan PSSI dengan menggunakan statuta dan
betul-betul berkomitmen serta konsisten dengan statuta internal. Satgas
tidak ikut campur dalam internal PSSI,” papar dia menambahkan

PSSI
sendiri telah memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).
Meski belum memutuskan waktu pelaksanaan KLB, PSSI telah memiliki dua
agenda penting menjelang KLB.

Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono
menjelaskan, dua agenda tersebut pertama membentuk perangkat Komite
Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Sementara agenda
kedua penetapan tanggal kongres pemilihan kepengurusan baru.

Menurut
dia, untuk menyiapkan KLB dengan dua agenda itu dan mempertimbangkan
padatnya program PSSI, termasuk menjaga komitmen partner komersial
kompetisi profesional.

Serta untuk menghormati agenda besar
politik nasional. “Maka, PSSI bakal mengutus perwakilan ke Zurich, untuk
berkoordinasi secara langsung dengan FIFA untuk mendapatkan arahan dan
rekomendasi tepat,” tutur Joko dikutip dari laman PSSI, Rabu
(20/2/2019).

KLB diambil dalam rapat Komite Eksekutif PSSI yang dipimpin Joko di kantor PSSI, Selasa (19/2) malam. Keputusan ini telah mempertimbangkan dinamika berkembang dan mendengarkan aspirasi anggota agar visi dan program berjalan. (INT)

Leave a Reply