Tinggalkan Dolar Bertahap, Indonesia – Cina Gunakan Mata Uang Lokal

0
5

Indonesia dan Cina menerapkan kerjasama penyelesaian transaksi dengan mata uang lokal atau local currency settlement (LCS). Lewat skema ini, kedua negara bersepakat meninggalkan dolar Amerika Serikat (AS) serta memakai mata uang rupiah dan yuan dalam transaksi perdagangan dan investasi.

LCS adalah bentuk kerja sama Indonesia dengan sejumlah bank sentral dan otoritas di negara mitra guna mempercepat pengembangan pasar, mengurangi volatilitas terhadap nilai tukar rupiah, dan meningkatkan efisiensi pasar.

Sejauh ini BI telah melakukan kesepakatan dalam kerangka LCS dengan empat negara, yaitu Malaysia, Thailand, Cina dan Jepang. Dari keempat negara tersebut, yang terbaru BI memperkuat kerangka penyelesaian transaksi dalam mata uang lokal dengan Malaysia dan Jepang. Dan baru-baru ini dengan Cina.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono mengatakan dengan kesepakatan ini, penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi dapat berjalan efisien karena langsung menggunakan mata uang lokal tanpa konversi ke dolar AS. Untuk memfasilitasi LCS, Bank Indonesia menunjuk 12 bank sebagai Appointed Cross Currency Dealer (ACCD). Bank yang telah ditunjuk sebagai ACCD memiliki kemampuan memfasilitasi transaksi rupiah dan yuan sesuai dengan koridor yang disepakati.

Bank ACCD dari dalam negeri antara lain:

  1. BCA
  2. Bank of China (Hongkong)
  3. Bank China Construction Bank Indonesia
  4. Bank Danamon Indonesia
  5. Bank ICBC Indonesia
  6. Bank Mandiri
  7. Bank Maybank Indonesia
  8. BNI
  9. Bank OCBC NISP
  10. Bank Permata
  11. BRI
  12. Bank UOB Indonesia

 

Leave a Reply