Direktur Utama Maskapai Citilink Juliandra Nurtjahjo diganti ke Dewa Kadek Rai. Maskapai Citilink melakukan perubahan pengurus berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS.
Pengumuman itu disampaikan setelah Juliandra diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi. Juliandra diperiksa tim jaksa penyidik pada Jampidsus Kejagung terkait dugaan korupsi dalam pengadaan pesawat di PT Garuda Indonesia tahun 2011-2021.
Kejagung juga memeriksa mantan VP Corporate Secretary Garuda Indonesia. Dia diperiksa terkait mekanisme pengadaan pesawat.
Kasus dugaan korupsi terkait pengadaan pesawat di PT Garuda Indonesia ini telah naik ke tingkat penyidikan. Kejagung menyatakan bakal terus melengkapi bukti terkait kasus tersebut.
“Perkara PT Garuda yang beberapa hari lalu Menteri BUMN datang ke sini. Kami sedang menangani perkara ini dan hari ini kita naikkan menjadi penyidikan umum,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (17/2/2022)
Burhanuddin mengatakan tahap pertama Kejagung akan mengusut dugaan korupsi penyewaan pesawat ATR 72-600. Namun, dia mengatakan ada kemungkinan mengungkap dugaan korupsi dalam pengadaan pesawat jenis lainnya di Garuda.
“Kita pun tidak sampai di situ saja, ada beberapa pengadaan kontrak pinjam atau apa pun nanti kita masih akan kembangkan, mulai ATR, Bombardier, kemudian Airbus, Boeing, dan Rolls-Royce kita akan kembangkan, kita akan tuntaskan,” katanya. (INT)











































