Co-Founder dan CEO Gojek Kevin Aluwi menyatakan, setelah Gojek-Tokopedia resmi bergabung menjadi GoTo, maka buah kalaborasi ini akan segera melantai di bursa saham atau Initial Public Offering (IPO) dalam waktu dekat ini.
“Kami ada rencana melantai di bursa dalam waktu dekat, kami harap masyarakat mendukung. Tapi untuk (waktu pasti) itu mungkin tunggu tanggal mainnya, kita tunggu dalam waktu dekat,” ujar Kevin Aluwi di Today Power Lunch, Selasa (18/5).
Kevin menambahkan, kedua belah pihak masih menggodok rencana penawaran saham ke publik secara internal. Kevin mengatakan aksi korporasi ini akan berdampak pada peningkatan skala bisnis kedua perusahaan.
Co-Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya menambahkan, GoTo ingin segera menawarkan saham ke publik karena ini merupakan mimpi lama perusahaan. Setelah berkolaborasi, harapannya mimpi ini segera terwujud.
Mimpi itu, sambungnya, bukan sekadar membesarkan perusahaan, tapi juga membuat masyarakat Indonesia juga bisa memiliki saham di GoTo. Khususnya, para mitra perusahaan, seperti pemilik toko (merchant) hingga pengemudi (driver) online.
“Kenapa ini penting? Karena mimpi ini, kami ingin mitra kami, driver, merchant, dan masyarakat Indonesia bisa menjadi pemegang saham kami,” ujar William pada kesempatan yang sama.
Di luar rencana IPO, William mengatakan GoTo juga menyiapkan target jangka panjang, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi tanah air melalui pengembangan usaha lokal.
“Jangka panjangnya untuk dorong ekonomi bangsa, khususnya saat pandemi ini, akselerasi sudah ada, dan ini harus bisa jadi kebangkitan. Kita berharap kita benar-benar bisa jadi bagian dari pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya.
(IN)











































