Salah satu hasil kongret perhelatan akbar Konfrensi Tingkat Tinggi G20 di Bali adalah masuknya deal bisnis dan investasi
Misalnya pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo bersama dan Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan mulai membawa kesepakatan besar.
Pembahasan kesepakatan bisnis Indonesia Turki, dalam rangkaian kunjungan Erdogan ke Indonesia, akan diikuti dua kesepakatan bisnis masing masing senilai US$ 3,2 miliar pada infrastruktur jalan tol dan sebesar US$ 1,2 miliar untuk pembangunan bus listrik atau total US$ 4,4 miliar.
Selain itu sejumlah negara maju, salah satunya Amerika Serikat dan Jepang dilaporkan akan menawarkan bantuan dana setidaknya USD 15 miliar atau sekitar Rp 232,1 triliun untuk membantu Indonesia mentransformasi jaringan listrik yang didominasi batu bara.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Marves Luhut Binsar Panjaitan mengkonfirmasi bahwa rincian kesepakatan program pendanaan Kemitraan Transisi Energi Internasional yang Adil (Just Energy Transition Partnership atau JETP), bakal diumumkan segera hari ini selama pertemuan G20 di Bali.
Selain itu PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta (Perseroda) meneken Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Jepang dan Inggris untuk proyek pengembangan MRT Jakarta, dalam rangkaian Presidensi G20 di Bali. Nota kesepahaman yang ditandatangani pertama Memorandum of Cooperation (MoC) antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang tentang kelanjutan pembangunan MRT Jakarta East-West Line Phase 1. Kedua, Letter of Intent (LoI) antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Inggris tentang Kerja Sama Pembangunan MRT Jakarta.
Sedangkan di bidang kesehatan, Menteri Kesehatan negara-negara anggota G20 menyepakati pembentukan pandemic fund tau dana pandemi. Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan dana yang terhimpun saat ini mencapai US$ 1,4 miliar.
Dana itu berasal dari 20 negara donor dan tiga filantropi. “Kesepakatan menjadi awal yang sangat menjanjikan. Karena hanya dalam beberapa bulan, pembicaraan dana tersebut sudah mendapatkan komitmen sebesar,” kata Kunta.











































